Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.comย mendapati klaim link pendaftaranย Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 21 Juli 2026.
Berikut isi unggahannya:
Advertisement
"๐ฃ๐ฒ๐ป๐ฑ๐ฎ๐ณ๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ป ๐๐ฃ๐ก๐ฆ & ๐ฃ๐ฃ๐ฃ๐ ๐ฅ๐ฒ๐๐บ๐ถ ๐๐ถ๐ฏ๐๐ธ๐ฎ !!!
๐๐ข๐ง๐ค ๐๐๐ง๐๐๐๐ญ๐๐ซ๐๐ง ๐๐๐๐ & ๐๐๐๐
๐๐๐ฎ ๐๐๐๐ญ๐๐ซ ๐๐๐๐ & ๐๐๐๐? ๐ฎ๐ง๐ญ๐ฎ๐ค ๐๐ง๐๐จ๐ซ๐ฆ๐๐ฌ๐ข ๐๐๐ง๐ ๐ค๐๐ฉ ๐๐๐ง ๐๐ข๐ง๐ค ๐๐๐ง๐๐๐๐ญ๐๐ซ๐๐ง๐ง๐ฒ๐! ๐๐ฅ๐ข๐ค ๐๐ข ๐ฌ๐ข๐ง๐ข๐๐๐"
Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
"PENDAFTARAN CPNS TAHUN 2026-2027
LULUSAN SMA, D3 S1
PENEMPATAN DI SELURUH WILAYAH INDONESIA SESUAI DOMISILI
RESMI DIBUKA
PENDAFTARAN TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN"
Unggahan disertai link daftar. Saat link tersebut diklik, mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta identitas pribadi seperti nama sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS dan PPPK 2026?ย Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Penelusuran Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran CPNS dan PPPK 2026. Penelusuran mengarah pada pernyataan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) melalui website resminya berjudul "Karo Komlik BKN: Wisudo Putro Nugroho: Poster Pembukaan CPNS 2026 yang Beredar Dipastikan HOAKS".
Dalam artikel ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta masyarakat waspada terhadap beredarnya informasi palsu terkait pembukaan seleksi CPNS 2026 yang tersebar di berbagaiย platformย digital.ย Salah satunya, beredar poseter yang mengklaim bahwa pendaftaran CPNS 2026 telah resmi dibuka, dan mengarahkan masyarakat untuk mengakses tautan tertentu.
Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik, sekaligus Juru Bicara BKN Wisudo Putro Nugroho menegaskan, informasi resmi terkait seleksi CASN, termasuk CPNS, hanya diumumkan melalui kanal resmi pemerintah dan portal resmi SSCASN. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap poster,ย broadcast, maupun tautan yang berasal dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
"Poster yang beredar juga menunjukkan sejumlah indikasi mencurigakan, mulai dari penggunaan tautan yang bukan domain resmi pemerintah hingga penggunaan narasi yang mendorong masyarakat untuk segera mengklik tautan tertentu," kata Wisudo,ย Kamis (4 Juni 2026).
Diaย mengimbau masyarakat selalu memastikan informasi berasal dari kanal resmi pemerintah, tidak mengklik tautan mencurigakan atau membagikan data pribadi, serta melakukan verifikasi informasi melaluiย websiteย resmi BKN maupun portal SSCASN.ย
Penelusuran juga mengarah padaย artikel beritaย Liputan6.comย berjudulย "Viral Pendaftaran Seleksi CPNS 2026, Simak Panduan Pendaftarannya".
Artikel ini menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dan seleksi CPNS 2026 hanya akan dilakukan melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik BKN yakni https://sscasn.bkn.go.id.
Selain itu,ย Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan, pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan kementerian terkait dan pemerintah daerah untuk menghitung kebutuhan formasi CPNS yang dibutuhkan.
"Kalau kita saat ini sedang mematangkan koordinasi untuk seleksi CPNS. Saya, Bu Menpan, Pak Menteri Keuangan terus mematangkan bersama pemerintah daerah dan kementerian lembaga. Ini kebutuhannya berapa sedang kita hitung fix-nya," kata Zudan di Kementerian Dalam Negeri Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026).
ย
Sumber:
https://www.bkn.go.id/karo-komlik-bkn-wisudo-putro-nugroho-poster-pembukaan-cpns-2026-yang-beredar-dipastikan-hoaks/
https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/6213600/viral-pendaftaran-seleksi-cpns-2026-simak-panduan-pendaftarannya
https://www.liputan6.com/news/read/8245131/bkn-matangkan-persiapan-seleksi-cpns-2026
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran CPNS dan PPPK 2026 seperti yang beredar di Facebook, tidak benar.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalamย International Fact Checking Network (IFCN)ย dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.