Cerita di Balik Cekcok Sopir Alphard dan Satpam di Bundaran HI

Insiden cekcok sopir Alphard dan satpam viral di media sosial.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 22 Juli 2026, 17:41 WIB
Sopir Alpard Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI (Foto: Tangkapan layar IG @JAKPUS24JAM.ID)

Liputan6.com, Jakarta - Keributan antara pengemudi Toyota Alphard dan seorang petugas keamanan (satpam) di kawasan Halte Transjakarta Bundaran HI, Jakarta Pusat, viral di media sosial. Narasi beredar, peristiwa itu bermula ketika sopir Alphard diduga menerobos lampu merah di penyeberangan depan Hotel Pullman. Teguran satpam membuat sopir Alphard bereaksi.

Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan, insiden tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi di Pospol Thamrin.

“Sudah diselesaikan secara kekeluargaan, dibantu mediasi oleh Kapospol di Pospol Thamrin,” kata Braiel dalam keterangannya, Rabu (22/7/2026).

Menurut dia, peristiwa bermula saat pengemudi Alphard diduga menerobos lampu merah di penyeberangan depan Hotel Pullman. Melihat hal itu, petugas keamanan menegur pengemudi dengan menepuk kaca mobil.

Sopir mobil berkelir hitam itu tak terima dengan cara satpam menegur, berujung adu mulut di antara kedua belah pihak.

"Pengendara mobil menerobos lampu merah di penyeberangan depan Hotel Pullman. Kemudian satpam menegur pengendara dengan menggebrak kaca mobil. Pengendara mobil tidak terima dengan tindakan security tersebut dan terjadi cekcok mulut,” ujar Braiel.

 

Berakhir Damai

Untuk menghindari keributan berlanjut, pengemudi mobil dan petugas keamanan mendatangi Pospol Thamrin guna meminta bantuan penyelesaian.

Dalam mediasi yang difasilitasi petugas, kedua belah pihak sepakat berdamai. Mereka saling memaafkan.

“Setelah kedua belah pihak sepakat akhirnya saling memaafkan dan berjabat tangan. Setelah selesai pengendara mobil melanjutkan perjalanannya dan security kembali bekerja di tempatnya,” ujar Braiel.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya