Liputan6.com, Jakarta - Luka Modric dipastikan tetap berseragam AC Milan pada musim 2026-2027 setelah kedua pihak mengaktifkan klausul perpanjangan kontrak selama satu tahun. Keputusan tersebut membuat gelandang asal Kroasia itu kembali menjadi figur penting dalam proyek baru Rossoneri.
Manajemen Milan kini menyiapkan era baru bersama pelatih dan struktur klub yang telah diperbarui. Luka Modric juga akan memulai musim dengan bergabung bersama skuad dalam tur pramusim di Australia setelah masa libur berakhir.
Advertisement
Keputusan itu memperlihatkan kepercayaan besar Milan terhadap pengalaman dan kualitas sang gelandang. Meski usianya akan menginjak 41 tahun pada September mendatang, kontribusinya tetap dinilai penting di dalam maupun luar lapangan.
Proyek Baru Milan Masih Bertumpu pada Modric
Modric tidak akan memulai musim dari Milan seperti tahun lalu, melainkan langsung bergabung dengan rekan setimnya di Perth, Australia. Program latihan berikutnya akan ditentukan pelatih Ruben Amorim bersama staf setelah mengevaluasi kondisi fisik sang pemain.
Penampilan terakhir Modric berlangsung pada 3 Juli saat membela Kroasia menghadapi Portugal di Piala Dunia 2026. Selama menjalani liburan, ia tetap menjaga kebugaran melalui latihan mandiri dan bermain padel untuk kegiatan amal di kampung halamannya, Zadar.
Ambisi Belum Selesai Bersama Rossoneri
Musim lalu, Modric mencatat 2.816 menit bermain bersama Milan sebelum cedera tulang pipi menghambat penampilannya pada akhir April. Catatan itu menjadi salah satu yang tertinggi sepanjang kariernya, tapi masih berada di bawah 3.216 menit saat membela Tottenham pada musim 2011-2012.
Pada musim baru, perannya diperkirakan lebih banyak bertumpu pada kepemimpinan dibanding beban fisik. Hasrat untuk membawa Milan kembali bersaing dan mengakhiri karier dengan prestasi menjadi alasan utama di balik keputusannya bertahan.
Liga Europa juga menjadi target yang ingin dilengkapi Modric dalam koleksi gelarnya. Ia terakhir tampil di kompetisi tersebut pada musim 2011-2012 bersama Tottenham sebelum klub asal London itu lolos ke Liga Champions.
Dukungan Keluarga dan Kontrak Baru
Keluarga memiliki pengaruh besar dalam keputusan Modric melanjutkan karier di Italia. Istrinya, Vanja, bersama anak-anaknya, Ivano, Ema, dan Sofia merasa nyaman menjalani kehidupan di Milan, sementara Ema juga memperkuat tim akademi Rossoneri.
Modric sebenarnya memiliki sejumlah pilihan lain, termasuk pulang ke Dinamo Zagreb, klub yang membesarkan namanya. Namun, ia memilih bertahan bersama Milan meski klub kehilangan beberapa figur penting di jajaran manajemen dan kepelatihan.
Sebagai bagian dari kontrak baru, Modric tetap menerima gaji sebesar 3,5 juta euro per musim (sekitar Rp 72,3 miliar). Nilai tersebut sama seperti kontrak yang diterimanya pada musim sebelumnya.
Setelah laga UEFA Nations League melawan Spanyol pada 6 Oktober nanti, Modric juga akan mengakhiri kiprahnya bersama tim nasional Kroasia. Fokus penuh sang gelandang veteran selanjutnya hanya tertuju pada AC Milan.
Sumber: Sempre Milan