Tepergok Curi Motor di Setiabudi, 2 Pria Babak Belur Diamuk Massa

Dalam kepanikan, pelaku yang sempat menguasai sepeda motor korban terjatuh hingga gagal melarikan diri.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 21 Juli 2026, 09:33 WIB
Ilustrasi Curanmor (Arfandi/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Dua pria babak belur setelah menjadi sasaran amuk warga usai diduga mencoba mencuri sepeda motor milik seorang teknisi di sebuah rumah kos di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Polisi menyita sebilah golok dan seperangkat kunci letter T yang diduga digunakan kedua pelaku untuk membobol kunci sepeda motor.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan, kedua terduga pelaku berinisial LM dan NS diamankan setelah aksi mereka dipergoki warga.

"Kedua pelaku diduga melakukan pencurian sepeda motor di Jalan Karbela V, Setiabudi," kata Joko kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kedua pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor. Salah seorang menunggu di atas motor, sementara rekannya berusaha membawa kabur sepeda motor milik korban.

Namun, aksi tersebut dipergoki korban yang langsung berteriak meminta tolong. Teriakan itu mengundang perhatian warga yang kemudian mengejar kedua pelaku.

Dalam kepanikan, pelaku yang sempat menguasai sepeda motor korban terjatuh hingga gagal melarikan diri.

"Warga kemudian mengamankan pelaku. Saat diamankan, keduanya sempat dihakimi massa," ujar Joko.

 

Viral di Medsos

Video peristiwa tersebut kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, kedua pelaku tampak dipukul dan ditendang warga hingga mengalami luka di sejumlah bagian tubuh sebelum akhirnya diamankan polisi.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sebilah golok, satu kunci letter T, serta dua mata kunci yang diduga digunakan untuk merusak rumah kunci sepeda motor.

"Barang bukti yang ditemukan di antaranya sebilah golok, satu kunci letter T, dan dua mata kuncinya. Alat itu diduga digunakan pelaku untuk merusak kunci sepeda motor," kata Joko.

Akibat menjadi sasaran amuk massa, LM dan NS mengalami luka-luka dan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani perawatan sebelum diperiksa penyidik.

"Kalau residivis terhadap pelaku saat ini belum bisa dipastikan karena keduanya dihakimi massa dan belum bisa dimintai keterangan," ujar Joko.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya