Menaker Sebut 30% Peserta Magang Nasional Ditawari Pekerjaan

Pada 2025, Kemnaker mencatat menerima sebanyak 102.696 peserta magang nasional.

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 20 Juli 2026, 18:31 WIB
Peserta Magang Nasional. (Photo by Herlambang Tinasih Gusti on Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengungkapkan jika sekitar 30 persen peserta program magang nasional ditawari bekerja di perusahaan tempat mereka magang.

Pada 2025, Kemnaker mencatat menerima sebanyak 102.696 peserta magang nasional dan jumlah tersebut terdiri dari peserta magang di kementerian atau lembaga serta perusahaan.

"Kami sudah melakukan evaluasi di hari terakhir magang dan hasilnya 30 persen dari semua peserta itu ditawari bekerja," kata Yassierli saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Menurut dia, data 30 persen tersebut menunjukkan bahwa program tersebut dapat menjadi pijakan para pencari kerja baru. "Untuk mereka yang magang di kementerian, tentu tidak mendapatkan penawaran pekerjaan. Karena rekrutmen di kementerian atau lembaga dilakukan terpusat berdasarkan formasi yang ada dari KemenPAN-RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi)," ujarnya.

Yassierli menambahkan, dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di dunia kerja, Kemnaker juga memiliki program unggulan bagi para pekerja.

Kedua program tersebut yaitu pemagangan nasional dan pelatihan vokasi, lanjut dia, merupakan upaya Kemnaker untuk menyiapkan angkatan kerja agar bisa memiliki kompetensi yang memadai.

"Untuk kemudian mereka bisa siap bekerja di dalam negeri atau di luar negeri," katanya menambahkan.

Yassierli memastikan bahwa Kemnaker terus berupaya hadir untuk membantu semuanya, mulai dari pencari kerja, pekerja, hingga pekerja yang terkena PHK.

"Jadi dari segi penerima manfaat, sebenarnya dari semua segmen mulai mereka mencari kerja sampai kemudian kalau seandainya mereka terkena PHK ada perlindungannya," ucapnya.

Pendaftaran Magang Nasional Angkatan Dua Dibuka

Melalui program tersebut, para lulusan sarjana dapat mengikuti magang selama enam bulan di perusahaan mitra. (Foto: BPMI Sekretariat Presiden)

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran peserta program Magang Nasional Angkatan Dua Batch I. Dalam program periode ini, pemerintah menyediakan kuota besar hingga 150 ribu peserta.

Proses pendaftaran Magang Nasional tersebut telah dimulai. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mewanti-wanti para calon peserta untuk segera mempersiapkan diri beserta seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan.

"Siapkan diri sebaik mungkin, pilih kesempatan yang paling sesuai dengan minat dan kompetensimu. Semoga ini menjadi langkah awal menuju pengalaman belajar dan karier yang lebih baik. Sampai bertemu di Program Magang Nasional Angkatan 2," tulis Yassierli melalui akun Instagram resminya, @yassierli, dikutip Kamis (16/7/2026).

Sebagai informasi, pemerintah melakukan beberapa terobosan baru pada periode kali ini. Salah satunya adalah mendongkrak kuota peserta Magang Nasional menjadi 150 ribu orang pada angkatan kedua, atau melonjak 50 persen dibandingkan kuota angkatan sebelumnya.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, mengungkapkan bahwa proses sosialisasi sejatinya sudah bergulir sejak 29 Juni 2026. Sementara itu, proses pendaftaran bagi pihak penyelenggara sekaligus tahap verifikasi telah berjalan hingga 15 Juli 2026.

"Kemudian kita buka pendaftaran peserta mulai tanggal 15 Juli sampai dengan 28 Juli," kata Afriansyah dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR.

 

Tahapan Proses Seleksi

Usai sukses melaksanakan program pemagangan nasional di tahun 2025, pemerintah berencana melanjutkan program pemagangan nasional pada 2026. Kuota yang disiapkan minimal 100.000 peserta. (Dok. Kemnaker)

Setelah pendaftaran peserta ditutup, Kemnaker akan langsung menyaring usulan prioritas dari pihak penyelenggara pada 29 Juli hingga 5 Agustus 2026. Proses kemudian dilanjutkan dengan rapat pleno penetapan peserta pada 6 Agustus 2026, pengumuman resmi pada 7 Agustus 2026, hingga hari pertama pelaksanaan magang pada 10 Agustus 2026.

Adapun kick-off resmi Magang Nasional Angkatan 2 Batch I bakal dihelat pada 11 Agustus 2026.

Afriansyah memastikan serangkaian perubahan ini diambil sebagai hasil evaluasi mendalam dari pelaksanaan Magang Nasional Angkatan 1 pada tahun 2025 lalu.

Program Magang Nasional Angkatan Kedua yang direncanakan sepanjang tahun 2026 ini berfokus pada perluasan sasaran serta penyempurnaan tata kelola. Tujuannya agar sistem pemagangan menjadi lebih merata, inklusif, tersertifikasi, dan terpantau dengan baik.

"Nah, tentunya target jumlah peserta angkatan kedua ini naik dari angkatan pertama yang sekitar 100 ribu, sekarang menjadi 150 ribu, yang kami akan bagi ke dalam tiga batch," tuturnya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya