Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah mendorong ID Food sebagai BUMN Pangan dapat menjalankan mandatnya untuk menstabilkan harga pasar. Salah satunya lewat warung pangan yang dikelola perusahaan.
"Kita maklumi bahwa harga di pasar tradisional ini susah sekali untuk kemudian kita pegang dengan kuat sehingga keberadaan warung pangan ini akan mengintervensi pada saat kemudian tidak stabil," ujar Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, Senin, (10/7/2026).
Advertisement
Ia menilai, pasokan dari Warung Pangan milik PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID Food mampu menjadi salah satu solusi.
Hanif menjelaskan, akses barang tersebut yang kerap mempengaruhi harga jual barang di pasaran nantinya. Menurutnya, akses barang grosir maupun industri lebih sering menyentuh pasar ritel moderen.
"Sementara yang kemudian mendapat akses ke grosir dan industri itu biasanya pasar-pasar moderen, pasar-pasar tradisional ini setengah mati untuk mendapat akses stok barang yang akan dipasarkan," ujar Hanif.
Hanif berharap dekatnya stok pangan milik Holding BUMN Pangan, ID Food bisa menjadi solusi. Utamanya dalam rangka menjamin stok barang di pasaran melalui Warung Pangan.
"Tentu keberadaan ID Food dengan inovasi warung pangan ini kita harapkan menjadi infrastruktur yang cukup masif di dalam rangka menjaga keterjangkauan dan stabilitas harga," kata dia.
Direktur Utama ID Food, Ghimoyo menuturkan, melalui Warung Pangan, perusahaan ingin menggandeng mitra di pasar tradisional. Setiap mitra akan mendapat pasokan dengan harga lebih murah, tetapi dengan komitmen menjual lagi sesuai harga eceran tertinggi (HET).
"Jadi ID Food itu yang paling utama adalah menggandeng mitra. Menggandeng mitra di pasar-pasar tradisional supaya harga itu stabil. Karena yang menjadi mitra Warung Pangan, itu punya komitmen dengan kita. Kita kasih harga minimum, tapi dia harus menjual maksimum di harga HET," ujar Ghimoyo.
Di tengah upaya pemerintah menstabilkan harga melalui warung pangan, menarik diketahui apa itu warung pangan hingga cara daftar menjadi mitra warung pangan.
Mengenal Warung Pangan
Warung Pangan merupakan aplikasi mobile yang diluncurkan oleh Kementerian Koperasi & UKM serta Kementerian BUMN. Aplikasi ini dikembangkan oleh PT Perusahaan Perdagangan Indonesia melalui kerjasama dengan BUMN Klaster Pangan serta jaringan supplier lainnya. Aplikasi ini ditujukan untuk memudahkan jual-beli komoditas untuk penjual maupun konsumen.
Melansir situs resmi Warung Pangan, Senin (20/7/2026), Warung Pangan juga dilengkapi dengan fitur untuk lacak paket dan update harga. Fitur lainnya seperti pembayaran Cash on Delivery (COD) dan transfer untuk pembelian pangan ke BUMN Klaster Pangan dan jaringan supplier lainnya juga tersedia di dalam aplikasi.
Warung Pangan telah mencakup 108 kota terjangkau, 28.438 mitra aktif, dan 425 produk terdaftar. Warung Pangan juga menawarkan beberapa fitur menarik seperti fitur promosi, penjualan, dan pembukuan digital yang dapat memudahkan mitra dalam proses penjualan.
Warung Pangan memiliki kategori komoditas lengkap mulai dari bahan pangan segar, minyak, gula, tepung, dan komoditas lainnya yang menunjang aktivitas sehari-hari rumah tangga. Program Warung Pangan juga melibatkan pemilik warung untuk meningkatan pemasaran produk tersebut melalui aplikasi.
Cara Daftar
Berikut adalah tahapan untuk daftar sebagai mitra Warung Pangan.
Langkah-langkah daftar sebagai mitra Warung Pangan:
- Kunjungi situs resmi Warung Pangan di https://warungpangan.com/
- Buka laman “Mitra Bisnis”
- Klik “Gabung Sekarang”
- Registrasi menggunakan e-mail aktif
- Tunggu verifikasi e-mail
- Setelah terverifikasi, laman mitra dapat diakses
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kemitraan Warung Pangan, bisa diakses melalui https://warungpangan.com/mitra-bisnis