Arie Untung Kumandangkan Azan untuk Sang Ayah, Suara Bergetar Iringi Perpisahan Terakhir

Ayah Arie Untung meninggal dunia pada Sabtu (18/7/2026). Arie pun mengumandangkan azan di pemakaman ayahnya.

oleh Rahmi SafitriDiterbitkan 19 Juli 2026, 07:50 WIB
Fenita Arie temani Arie Untung di pemakaman ayahnya (credit: KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi)

Liputan6.com, Jakarta - Momen haru menyelimuti prosesi pemakaman ayahanda Arie Untung, H. Untung Rumekso, yang meninggal dunia pada Sabtu (18/7/2026). Di antara seluruh rangkaian prosesi, perhatian tertuju kepada Arie Untung yang mengumandangkan azan untuk sang ayah sebagai penghormatan terakhir.

Dengan suara bergetar menahan kesedihan, Arie mengaku momen tersebut menjadi bentuk bakti terakhir kepada sosok yang telah membesarkan dan mengajarinya banyak hal sejak kecil.

"Ini orang yang ajarin saya azan dulu. Orangnya yang ajarin saya mengenal dunia, nah sekarang saya ajarin beliau mengenal dunia yang baru," ujar Arie Untung saat ditemui di TPU Kampung Kandang, Jakarta Selatan, Sabtu (18/7/2026).


Bentuk Bakti Terakhir kepada Sang Ayah

Arie mengaku mengazankan sang ayah menjadi pengalaman yang sangat berat sekaligus penuh makna. Meski hatinya hancur karena harus berpisah, ia berusaha menerima kepergian sang ayah dengan penuh keikhlasan. Menurut Arie, tindakan tersebut merupakan bentuk penghormatan terakhir yang dapat ia berikan sebelum melepas kepergian ayahanda untuk selamanya.

"Kayak gimana ya rasanya, kita coba berbakti terakhirlah sebelum akhirnya berpisah sama beliau. Hancur banget sih rasanya, tapi ya sudah, memang itu yang terbaik buat dia," tuturnya.

Fenita Arie temani Arie Untung di pemakaman ayahnya (credit: KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi)

Fenita Arie Minta Suami Ikhlas

Di kesempatan yang sama, Fenita Arie mengungkapkan dirinya terus mengingatkan sang suami untuk mengikhlaskan kepergian ayahanda. Ia berharap keluarga tidak larut dalam kesedihan sehingga almarhum dapat pergi dengan tenang.

"Sayang kita harus ikhlas apapun itu, pokoknya lepasin aja jangan diberat supaya Pukung juga nggak berat," kata Fenita Arie.


Minta Doa untuk Almarhum

Menutup prosesi pemakaman, Arie Untung juga menyampaikan permohonan maaf kepada siapa pun yang pernah mengenal sang ayah. Ia berharap segala kesalahan almarhum semasa hidup dapat dimaafkan dan memohon doa agar ayahandanya mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

"Teman-teman semua minta doanya kalau pernah kenal sama Pukung dan pernah buat salah ya mohon diikhlaskan. Semoga beliau husnul khatimah, amin, ditempatkan di jannah bersama orang bertakwa," ujar Arie.

Sebagai informasi, H. Untung Rumekso meninggal dunia pada usia 86 tahun, Sabtu (18/7/2026). Jenazah ayah Arie Untung dimakamkan pada hari yang sama di TPU Kampung Kandang, Jakarta Selatan, dihadiri keluarga serta kerabat yang memberikan penghormatan terakhir.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya