Pramono Pastikan JPO Tendean yang Roboh Dibangun Kembali

Pramono menyiapkan empat skema pendanaan untuk membangun JPO Tendean.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 16 Juli 2026, 08:46 WIB
Sebuah truk truk towing pengangkut alat berat (crane) tersangkut dan merusak jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Raya Kapten Tendean, Jakarta, Selasa (14/07/2026).

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Tendean, Jakarta Selatan, yang roboh akibat ditabrak truk akan dibangun kembali.

Meski anggaran pembangunan JPO tersebut belum tersedia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan empat skema pendanaan agar pembangunan dapat segera direalisasikan.

"Saya akan mencarikan ruang apakah melalui APBD Perubahan, atau dana-dana CSR (Corporate Social Responsibility), atau dana-dana KLB (Koefisien Lantai Bangunan), atau kami mengundang strategic partner untuk membangun itu," kata Pramono di Jakarta, dikutip Kamis (16/7/2026).

Pramono mengatakan, keberadaan JPO di kawasan Tendean sangat dibutuhkan mengingat lokasinya merupakan kawasan padat aktivitas masyarakat. Karena itu, pembangunan kembali JPO menjadi prioritas meski sumber pendanaannya masih dalam tahap pembahasan.

"Tetapi yang jelas, karena lokasi itu adalah lokasi yang sangat padat dan strategis, harus segera ada JPO untuk menyelesaikan persoalan di lapangan. Jadi, itu yang paling penting," ujarnya.

Ia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta terus memantau perkembangan pasca-insiden yang menyebabkan JPO roboh. Menurutnya, arus lalu lintas di kawasan tersebut baru kembali normal setelah proses evakuasi selesai dilakukan.

"Saya mengikuti dengan saksama perkembangan yang ada," ucap Pramono.

Kronologi JPO Roboh

Sebuah truk truk towing pengangkut alat berat (crane) tersangkut dan merusak jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Raya Kapten Tendean, Jakarta, Selasa (14/07/2026).

Sebelumnya, truk pengangkut alat berat menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026). Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Awalnya, kendaraan truk Mitsubishi Taploader melaju dari arah timur menuju barat di Jalan Kapten Tendean.

Setibanya di dekat Hotel Terrazztree, muatan alat berat yang dibawa truk tersangkut JPO.

"Sehingga terjadilah kecelakaan lalulintas yang menyebabkan kerusakan pada JPO," kata Ojo dalam keterangannya, Selasa (14/7/2026).

Pengakuan Sopir Truk

Truk Angkut Alat Berat Tabrak JPO Tendean (Ady Anugrahadi/Liputan6.com)

Sopir truk pengangkut alat berat yang tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Kapten Tendean arah Blok M, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Andre (28), mengungkap penyebab insiden yang terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

"Kami dua kilometer lagi sampai. Kami fokus lihat maps (peta)," tutur Andre kepada wartawan di lokasi, Selasa (14/7/2026).

Andre mengaku tidak mengantuk saat mengemudikan truk. Ia mengatakan perjalanan dilakukan bersama seorang rekannya, Fajar (25), yang turut mendampingi selama perjalanan.

Menurut Andre, kecelakaan terjadi ketika mereka sedang mencari lokasi tujuan menggunakan aplikasi navigasi. Truk tersebut berangkat sekitar pukul 00.00 WIB dari kawasan Summarecon Bogor menuju Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan.

Ia juga mengaku baru pertama kali melintasi Jalan Kapten Tendean sehingga belum mengenal kondisi jalur tersebut.

"Baru ini lewat sini. Belum tahu jalannya," jelas dia, dilansir dari Antara.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya