Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran koperasi sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional. Menurutnya, penguatan koperasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor sekaligus memperkokoh fondasi ekonomi Indonesia.
Advertisement
Prabowo menilai koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, melainkan soko guru perekonomian yang berperan penting dalam mewujudkan keadilan ekonomi. Karena itu, ekonomi kerakyatan hanya dapat berkembang jika didukung jaringan koperasi yang sehat, transparan, dan produktif di seluruh daerah.
Hal ini disampaikan Prabowo saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 bertema Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya di Indonesia Arena, Jakarta.
Komitmen itu juga tercermin melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Berdasarkan data pemetaan wilayah terbaru tahun 2026, aktivitas koperasi di Indonesia masih didominasi sejumlah provinsi di Pulau Jawa dan beberapa wilayah strategis di Sumatra.
Data dari laman resmi Simkopdes per Juli 2026 menunjukkan terdapat 10 provinsi dengan jumlah koperasi terbanyak serta 10 provinsi dengan nilai transaksi Koperasi Desa Merah Putih terbesar.