Liputan6.com, Jakarta - Assila Corina menunjukkan totalitasnya saat memerankan karakter Sumarni dalam film horor Sajen Satu Suro. Demi menghadirkan sosok hantu yang meyakinkan, Assila harus menjalani proses makeup prostetik selama berjam-jam sebelum syuting dimulai.
Diakui Assila, tantangan terbesar bukan hanya dalam urusan penampilan fisik, tetapi juga membangun karakter yang memiliki perubahan emosi cukup kompleks sepanjang cerita. Karena itu selama proses syuting, ia selalu berdiskusi dengan Gatot Subroto selaku sutradara.
Advertisement
"Untuk efek luka, saya harus memakai prostetik. Pengembangan karakter Sumarni juga menjadi tantangan besar karena ada perubahan karakter yang cukup drastis. Saya banyak berdiskusi dengan Pak Gatot dan harus meluangkan waktu sekitar satu setengah jam sebelum syuting," kata Assila Corina di Kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026).
Menurut Assila, proses makeup menjadi salah satu yang paling berkesan selama syuting. Ia harus sabar menunggu para tim memermaknya, demi menghadirkan sosok menyeramkan di film tersebut.
"Yang paling berkesan memang proses makeup, bisa memakan waktu satu sampai tiga jam," kenangnya.
Kesibukan syuting ternyata tidak membuat Assila meninggalkan kewajiban sebagai mahasiswa. Ia tetap mengikuti perkuliahan daring meski harus mengenakan kostum dan riasan hantu yang menyeramkan.
"Posisinya saya masih memakai kostum Sumarni, tapi tetap kuliah online. Untung dosennya baik, jadi saya tidak harus menyalakan kamera," akunya.
Aulia Deas Manfaatkan Ilmu di Perkuliahan
Sementara itu, Aulia Deas yang memerankan karakter Arum, memilih pendekatan akademis untuk mendalami karakter yang ia perankan. Mahasiswi yang memiliki latar belakang ilmu sosial dan antropologi itu mengaku memanfaatkan ilmu yang dipelajarinya selama kuliah.
"Karakter Arum benar-benar membuat saya implementasikan ilmu sosial antropologi. Saya ditantang menjadi warga lokal dan apa yang selama ini dipelajari di kampus bisa diterapkan langsung dalam film ini," paparnya.
Sinopsis Film Sajen Satu Suro
Film Sajen Satu Suro mengisahkan perjalanan Tania bersama tiga sahabatnya, ke Desa Maduabang untuk mengembalikan sebuah keris keramat. Tania ingin menyelamatkan sang ibu dari sakit kritis, dengan mengembalikan keris warisan mendiang kakeknya jelang malam satu suro tanpa sepengetahuan sang ayah.
Kedatangan mereka sontak menggemparkan warga desa yang ketakutan akan bangkitnya teror lama di desa itu: Sumarni, sang Hantu Andong Pengantin. Ternyata, yang bangkit bukan saja Sumarni tapi juga dendam lama terkait mendiang sang kakek yang bisa membahayakan nyawa Tania dan kawan-kawannya.
Jadwal Tayang Film Sajen Satu Suro
Di sini, Tania harus menghadapi kebenaran mengerikan masa lalu keluarga sekaligus berjuang menyelamatkan orang-orang yang masih hidup sebelum dendam lama kembali memakan korban.
Selain Assila Corina dan Aulia Deas, film "Sajen Satu Suro" turut dibintangi Aisyah Aqila, Cinta Brian sebagai Jeff, Frislly Herlind, Munggaran Meldrat, Clift Sangra,Yurike Prastika, dan Harris Syaus.
Film garapan Rumah Produksi PIM Picturea tersebut akan tayang di bioskop mulai 30 Juli 2026.