Aisyah Aqilah Akui Lokasi Syuting 'SAJEN SATU SURO' Bikin Merinding

Aisyah Aqilah mengaku lokasi syuting SAJEN SATU SURO benar-benar horor. Simak pengalaman sang aktris jelang film tayang 30 Juli 2026.

oleh Renisya Satya PutriDiterbitkan 14 Juli 2026, 22:57 WIB
Potret Aisyah Aqilah di gala premiere film Anak Kolong sukses bikin pangling. Sentuhan warna bold di kelopak mata dan lipstiknya, pesona Aisyah Aqilah semakin terpancar. Wajah artis berusia 21 tahun ini dipoles oleh MUA ternama Ryan Ogilvy. Tone warna kulit Aisyah Aqilah yang sudah putih, tentunya cocok dengan tema makeup flawless tersebut. (Liputan6.com/IG/@aisyahaqilahh)

Liputan6.com, Jakarta - Aisyah Aqilah kembali membintangi film horor lewat SAJEN SATU SURO yang akan tayang di bioskop mulai 30 Juli 2026. Dalam film produksi PIM Pictures tersebut, Aisyah memerankan Tania, sosok perempuan yang rela melakukan apa saja demi keluarganya.

Selain cerita yang mengangkat budaya Malam Satu Suro, aktris berusia 22 tahun itu mengaku suasana selama proses syuting juga terasa sangat mencekam.


Tertarik karena Cerita Tak Hanya Andalkan Jumpscare

Aisyah Aqilah di Poster Film SAJEN SATU SURO (credit: PIM Pictures)

Aisyah mengungkapkan alasan menerima tawaran bermain di SAJEN SATU SURO. Menurutnya, film ini menawarkan cerita yang lebih kaya karena memadukan unsur horor, budaya, dan konflik keluarga.

"Karakter Tania itu dia anak yang sangat sayang keluarga, punya curiosity yang tinggi, ambisi yang tinggi juga terhadap sesuatu yang dia inginkan, apalagi soal keluarga. Dan dia tuh tipe orang yang pemendam sih. Dia tuh nggak berisik di luar, tapi selalu berisik di dalam kepalanya," ujar Aisyah Aqilah saat ditemui di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026).

Ia menilai film tersebut tidak hanya mengandalkan adegan mengejutkan, tetapi juga membangun atmosfer yang kuat lewat latar Malam Satu Suro.


Suasana Horor Terasa 'Another Level'

Bagi Aisyah, nuansa yang dihadirkan film ini berbeda dari proyek horor yang pernah dibintanginya. Ia menyebut banyak adegan yang memberikan sensasi menyeramkan dengan cara yang berbeda.

"Yang bikin aku tertarik di sini, dia tuh bukan cuma jumpscare-nya, nyereminnya, tapi film SAJEN SATU SURO ini kalian bisa lihat dari judulnya aja, berarti film ini menyuguhkan atmosfer tentang Satu Suro juga, Malam Satu Suro juga. Dan soal kekeluargaan juga. Seremnya pun menurut aku banyak banget adegan-adegan yang bisa dibilang another level of serem," ungkapnya.


Akui Lokasi Syuting Benar-Benar Angker

Tak hanya di dalam cerita, suasana mencekam juga dirasakan saat proses produksi berlangsung. Aisyah mengatakan tim memilih lokasi syuting yang sudah lama kosong sehingga memberikan kesan angker.

"Betul, emang horor banget. Aku nggak paham ya, tapi kayaknya mereka pinter banget nyari lokasinya. Benar-benar nyari lokasi yang kosong, yang udah lama nggak ditempati, dan memang horor," kenang Aisyah Aqilah.

Meski tidak mengalami kejadian mistis secara langsung, ia mengaku sempat mendengar berbagai cerita dari kru yang mengalami pengalaman tak biasa selama syuting.


Penakut, tapi Gemar Film Horor

Di balik keberaniannya membintangi film horor, Aisyah mengaku dirinya sebenarnya mudah merasa takut. Namun, hal itu tidak mengurangi kesukaannya terhadap genre horor.

"Penakut. Tapi aku suka yang horor. Aku tuh suka banget horor, tapi kalau misalnya disuruh sendiri, nggak mau. Maunya rame-rame," pungkasnya

Menurutnya, menikmati film horor akan terasa lebih seru jika dilakukan bersama banyak orang dibandingkan sendirian.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya