Bulog Tunggu Penugasan Bapanas untuk Salurkan Bantuan Pangan Kuartal III

Program bantuan pangan ditargetkan menjangkau 33,24 juta keluarga penerima manfaat (KPM)

oleh Tim BisnisDiterbitkan 13 Juli 2026, 22:55 WIB
Penambahan periode bantuan diharapkan selain menjaga stabilitas ketahanan pangan dengan menjaga daya beli masyarakat juga membantu pengendalian inflasi sebagai dampak kenaikan harga beras saat ini. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan kesiapan menyalurkan bantuan pangan beras periode Juli hingga September 2026. Bantuan diberikan guna mendukung ketahanan pangan dan menjaga kesejahteraan masyarakat penerima manfaat.

Rizal mengatakan program bantuan pangan kembali dilanjutkan, namun pelaksanaannya masih menunggu penugasan resmi dari pemerintah yang sedang diproses melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).

"Oh ya, bantuan ini berlanjut. Kita lagi nunggu penugasannya turun dari Bapanas," kata Rizal melansir Antara di Jakarta, Senin (13/7/2026).

Ia memastikan Bulog siap menyalurkan bantuan pangan beras selama periode tersebut setelah penugasan pemerintah dan dukungan anggaran resmi diterbitkan.

Rizal menyampaikan meski Bulog telah memiliki stok beras sekitar 5,4 juta ton, penyaluran belum dapat dimulai sebelum alokasi anggaran belanja tambahan (ABT) disetujui Kementerian Keuangan.

Menurut dia, Bapanas belum dapat menerbitkan penugasan kepada Bulog sebelum kepastian anggaran tersedia sehingga seluruh tahapan administrasi harus diselesaikan terlebih dahulu sesuai ketentuan pemerintah.

Rizal menegaskan kesiapan stok dan jaringan distribusi Bulog memungkinkan penyaluran bantuan pangan segera dilaksanakan begitu penugasan serta dukungan anggaran diterbitkan.

Sementara itu, Rizal memastikan penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Februari dan Maret telah rampung seluruhnya sehingga Bulog kini bersiap melaksanakan penugasan berikutnya pada periode Juli hingga September. "(Distribusi bantuan pangan alokasi Februari-Maret) sudah selesai, sudah habis," imbuh Rizal.

Diketahui, pemerintah melanjutkan program stimulus bantuan pangan untuk semester II 2026 dengan total anggaran sebesar Rp18,04 triliun.

 

Target Bantuan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi merilis program bansos beras atau Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah. (merdeka.com/Arie Basuki)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program utama yang dilanjutkan adalah bantuan pangan berupa beras selama tiga bulan, yakni Juli-September 2026.

Program tersebut ditargetkan menjangkau 33,24 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan kebutuhan anggaran Rp 17,54 triliun. Setiap KPM akan mendapatkan bantuan berupa beras 10 kilogram per bulan.

“Atas arahan Bapak Presiden Prabowo, program ini dilanjutkan selama tiga bulan, yaitu Juli, Agustus dan September, untuk 33,24 juta penerima dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp17,54 triliun,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/6).

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya