Prabowo Targetkan Koperasi Jadi Pusat Sembako, Obat Murah, hingga Barang Subsidi

Presiden Prabowo menegaskan Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi pusat layanan terintegrasi dan penyalur resmi seluruh barang subsidi.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 12 Juli 2026, 22:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto di acara Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional Ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat layanan atau belanja terintegrasi dengan harga yang jauh lebih terjangkau bagi masyarakat.

Prabowo menyebut, koperasi desa tidak hanya melayani simpan pinjam, melainkan juga menyediakan sembako hingga obat generik murah.

"KDKMP akan menjadi pelayanan yang terintegrasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Obat-obatnya generik, jauh lebih murah dari apotek," kata Prabowo di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Selain itu, Prabowo menyebut koperasi desa juga akan dilengkapi fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) untuk menjaga hasil panen petani agar tidak cepat rusak.

"Akan ada cold storage supaya hasil-hasil petani tidak akan rusak dan berbagai layanan ekonomi lainnya," ujarnya.

Prabowo juga memastikan seluruh barang subsidi dari pemerintah akan disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih. Langkah tersebut diambil untuk memastikan bantuan untuk masyarakat tepat sasaran serta tidak diselewengkan atau diperjualbelikan secara bebas.

"Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui KDKMP. Barang subsidi supaya yang terima adalah rakyat," tegas Prabowo.

 

Harga Terjangkau

Prabowo berharap, kehadiran pelayanan terintegrasi ini dapat mempermudah masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ia menegaskan, seluruh desa harus maju tanpa memandang preferensi politik warga pada pemilu lalu.

"Sekali lagi selamat hari koperasi, sekali lagi saya mengajak semua unsur untuk bersatu. Koperasi nanti ini akan berada di semua desa, di semua daerah, tidak pandang apakah desa milih Gerindra atau tidak. Tidak peduli apakah di kabupaten itu Prabowo menang atau tidak, saya bukan presidennya Gerindra, saya bukan presiden siapa-siapa, saya presidennya rakyat Indonesia semuanya," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya