Kemendagri Minta Gerakan Indonesia ASRI Dimulai dari RT dan Desa

Kemendagri ajak daerah melibatkan masyarakat hingga tingkat RT/RW dan desa untuk mewujudkan Gerakan Indonesia ASRI sebagai aksi nyata menjaga lingkungan.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 12 Juli 2026, 10:05 WIB
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Safrizal Zakaria Ali menanam pohon sebagai bagian dari aksi Gerakan Indonesia ASRI. (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Bina Adwil Kemendagri) Safrizal Zakaria Ali menegaskan Gerakan Indonesia ASRI harus diwujudkan sebagai aksi nyata melalui keterlibatan seluruh jajaran pemerintah daerah hingga tingkat RT/RW dan desa.

"Gerakan ini bukanlah sebuah slogan atau seremonial semata, tetapi harus jadi gerakan nyata. Saya minta kepala daerah berikan instruksi seluruh jajaran," ujar Safrizal dalam keterangannya di Jakarta, melansir Antara, Sabtu 11 Juli 2026.

"Canangkan gerakan bebersih mulai dari RT/RW hingga desa dan seluruh perangkat daerah. Berikan edukasi dan contoh baik ke masyarakat," sambung dia.

Hal itu disampaikan Safrizal saat mencanangkan aksi Gerakan Indonesia ASRI yang dilakukan serentak secara nasional di Kota Malang, Jawa Timur.

Dia menjelaskan, Gerakan Indonesia ASRI merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo yang pertama kali dicanangkan pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di awal tahun 2026.

"ASRI ini bermakna Aman berarti dalam konteks sehat. Bersih mencakup pengelolaan sampah, toilet, dan penataan reklame, sedangkan Resik dan Indah mencakup lingkungan secara menyeluruh," kata Safrizal.

 

Langkah Strategis Hadapi Tantangan

Safrizal mengatakan, hal tersebut sebagai langkah strategis atas tantangan yang saat ini khususnya masalah persampahan, kebersihan toilet umum, dan ketertiban reklame yang dapat mengganggu ketertiban suatu daerah.

Dia mengungkapkan dirinya telah melakukan gerakan ini sejak menjabat sebagai Pj Gubernur Kalimantan Selatan dengan menanam pohon lebih dari satu juta pohon. Begitu juga saat menjabat sebagai Pj Gubernur Bangka Belitung dan Pj Gubernur Aceh.

Dalam kegiatan ini, Safrizal yang juga pembina Satpol PP dan Satlinmas menegaskan peran penting dua korps penjaga trantibumlinmas. Rebranding Satpol PP humanis sebagai penolong masyarakat terus digaungkan salah satunya melalui aksi Gerakan Indonesia ASRI.

"Satpol PP kita rebranding dengan konsep humanis sebagai penolong masyarakat. Tugas utamanya adalah penegak perda, tapi harus dengan cara yang humanis, bukan represif apalagi berbenturan dengan masyarakat. Kepala Daerah harus jaga betul Satpol PP agar menjadi sahabat, pengayom dan pelayan masyarakat" papar dia.

Komitmen kepala daerah secara nasional diwakili oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang menguatkan peran pemerintah daerah menjadi krusial untuk mewujudkan cita-cita Presiden Prabowo.

Rangkaian acara Call to Action Indonesia Asri dilaksanakan dengan gelaran donor darah, pasar murah, serta pemberian penghargaan kepada Wali Kota Malang dan pegiat lingkungan, pemberian bantuan seragam linmas, bantuan alat kebersihan, serta penyaluran santunan kematian anggota Satlinmas Kota Malang.

Kegiatan turut dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Wakil Bupati Malang Lathifah Sohib, forkompimda se-Malang Raya, serta kepala daerah seluruh Indonesia secara virtual.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya