Jual Saham di AS, Raksasa Chip Korea Selatan Raup Rp 478 Triliun

SK Hynix, produsen chip komputer Korea Selatan, membuka penawaran saham di bursa saham Amerika Serikat (AS).

oleh Cahya Alena FauzaDiterbitkan 10 Juli 2026, 19:30 WIB
Pedagang bekerja di New York Stock Exchange, New York, Amerika Serikat. (AP Photo/Seth Wenig, file)

Liputan6.com, Jakarta - Produsen chip komputer Korea Selatan, SK Hynix mengumpulkan dana US$ 26,5 miliar, atau sekitar Rp 478,9 triliun (asumsi kurs  dolar Amerika Serikat  terhadap rupiah di kisaran 18.055) melalui penawaran saham di New York, Amerika Serikat (AS). Perolehan dana tersebut merupakan tawaran saham terbesar perusahaan asing di AS.

Melansir BBC, Jumat (10/7/2026), perusahaan yang menjadi pemasok utama raksasa industri chip Artificial Intelligence (AI), Nvidia, menuturkan Selasa, 7 Juli 2026 telah menjual 177,9 juta sertifikat saham yang masing-masing bernilai US$ 149 atau sekitar Rp 2,6 juta.

Saham tersebut akan mulai didagangkan pada Jumat, 10 Juli 2026 di Nasdaq. Harga saham SK Hynix telah melambung lebih dari tiga kali lipat di negara asalnya tahun ini. Bersama Samsung Electronics, SK Hynix membantu meningkatkan tolak ukur indeks Kospi lebih dari 70% pada periode sama.

Penawaran pada bursa AS memberikan SK Hynix akses terhadap investasi dari ekonomi terbesar di dunia. Ini menguntungkan, karena terdapat lebih sedikit batasan dibanding Korea Selatan, ungkap profesor keuangan Seoul National University, Jaewon Choi.

Choi menambahkan, pelaku pasar saham mengamati penawaran tersebut untuk melihat apakah antusiasme investor terhadap chip memori akan berlanjut.

Permintaan Masif AI Melambungkan Saham Teknologi

Maraknya AI memicu perusahaan untuk menggalangkan dana di pasar saham. Contohnya, pada Juni, SpaceX, pemilik GrokAI, menjadi pemilik tawaran terbesar, lantaran meraup dana sebesar US$ 85,7 miliar, atau sekitar Rp 1.547 triliun

Sementara, developer AI, Anthropic dan OpenAI sedang merencanakan Initial Public Offering (IPO), dengan nilai sebesar lebih dari US$ 1 triliun, sekitar Rp 18 kuadriliun.

Permintaan saham SK Hynix dilaporkan mencapai tujuh kali lipat lebih banyak dari saham yang ditawarkan, merefleksikan sentimen investor yang positif terhadap perusahaan inti di rantai pasokan AI.

Tiap saham depositori di AS setara dengan sepersepuluh saham umum yang diperdagangkan di Seoul, Korea Selatan. SK Hynix menjanjikan investasi besar-besaran untuk mengembangkan kapabilitas produksi cip dan AI pada masa mendatang.

Dampak Positif dan Negatif bagi Pemerintah

Bendera Korea Selatan. (JUNG Yeon-je / AFP)

Profesor bisnis Hanyang Universitu, Yun Youngjin menuturkan, Pemerintah Korea Selatan diperkirakan bergantung pada penawaran saham AS SK Hynix untuk menggalang dana yang mendukung investasi domestik.

Penawaran ini mempermudah investor AS, karena mereka tidak perlu trading melalui pasar saham asing. Namun, Yun menambahkan, penawaran Nasdaq ini juga membawa risiko, terutama jika investor lebih memilih bursa AS dibanding Korea Selatan.

Tercatat pada Juni, pemerintah Korea Selatan mengungkapkan rencana investasi bersama SK Hynix dan Samsung sebesar lebih dari US$ 880 miliar, atau sekitar Rp 15,8 kuadriliun.

SK Hynix dan Samsung memiliki nilai saham sebanyak lebih dari  US$ 1 triliun, menduduki posisi yang sama dengan raksasa teknologi termasuk Nvidia, Apple, Microsoft dan Alphabet, perusahaan induk usaha Google.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya