Geger, Bibir Wanita di Jepang Dijahit Rekan Serumah

Polisi Jepang menangkap seorang wanita di dekat Tokyo atas dugaan melakukan penganiayaan dengan menjahit bibir rekan serumahnya.

oleh Septian DenyDiterbitkan 11 Juli 2026, 13:35 WIB
Ilustrasi kekerasan. Polisi Jepang menangkap seorang wanita di dekat Tokyo atas dugaan melakukan penganiayaan dengan menjahit bibir rekan serumahnya.. Sumber: Istimewa

Liputan6.com, Tokyo - Polisi Jepang menangkap seorang wanita di dekat Tokyo atas dugaan melakukan penganiayaan dengan menjahit bibir rekan serumahnya menggunakan jarum dan benang. Peristiwa tersebut terjadi di Kota Koga, Prefektur Ibaraki, dan kini tengah dalam penyelidikan pihak berwenang.

Dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (11/7/2026), korban, seorang perempuan berusia 42 tahun, berhasil melarikan diri dari rumah pada 29 Juni lalu. Ia kemudian mendatangi sebuah toko di sekitar lokasi sambil membawa secarik kertas bertuliskan "tolong bantu saya".

Informasi tersebut disampaikan oleh pejabat kepolisian setempat, Makoto Hiyama.

Setelah menerima laporan, polisi Prefektur Ibaraki menangkap seorang wanita berusia 49 tahun bernama Masae Sakurai pada Senin (7/7). Ia ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak penganiayaan.

Menurut keterangan polisi, Sakurai diduga menjahit bibir korban menggunakan jarum dan benang saat keduanya masih tinggal serumah. Hingga kini, motif pasti di balik insiden tersebut masih didalami.

Penyelidikan juga mencakup informasi yang belum terkonfirmasi mengenai kemungkinan adanya satu orang lain yang turut tinggal di rumah tersebut saat kejadian berlangsung.

Dalam keterangannya kepada polisi, korban mengaku bibirnya dijahit setelah terjadi perselisihan dengan tersangka.

"Tersangka marah karena suatu masalah, lalu menjahit bibir saya," demikian pernyataan korban.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian Jepang untuk mengungkap kronologi lengkap serta motif di balik dugaan penganiayaan tersebut.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya