Liputan6.com, Jakarta - Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, telah tiba di Gedung Merah Putih KPK. Pejabat yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Solo Raya, Jawa Tengah, itu akan menjalani pemeriksaan pada Jumat (10/7).
Berdasarkan pantauan Liputan6.com di lokasi, Etik Suryani tiba sekitar pukul 09.37 WIB. Ia menumpang mobil keenam dari rombongan yang dikawal KPK dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Advertisement
Etik Suryani datang mengenakan kemeja putih dengan outer dan kerudung hitam. Ia juga menggunakan masker saat digiring tim penyidik menuju Gedung Merah Putih KPK.
Tak sepatah kata pun terucap dari Etik Suryani. Ia langsung masuk dan menuju lantai dua, yang merupakan ruang pemeriksaan penyidik KPK.
Terjaring OTT KPK di Solo Raya
Etik Suryani merupakan satu dari lima orang yang diamankan KPK dalam OTT di Solo Raya pada Kamis (9/7). Para pihak yang terjaring sempat menjalani pemeriksaan awal di Polresta Surakarta sebelum dibawa ke Jakarta pada hari ini.
"Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan lima orang, salah satunya Bupati Sukoharjo," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Jumat (10/7).
"Para pihak kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polresta Surakarta, dan pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya.
Para pihak yang terjaring dalam OTT tersebut diduga terkait kasus pemerasan yang dilakukan oleh Etik Suryani.
"Adapun perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," ujar Budi.
KPK saat ini memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Etik Suryani dan para pihak yang terjaring dalam OTT di Sukoharjo. Hingga kini, mereka masih berstatus sebagai pihak yang diperiksa.