China Menambah Cadangan Emas

Harga emas yang rendah dimanfaatkan bank sentral membeli emas untuk cadangan emas. Hal ini dilakukan Bank Sentral China.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 08 Juli 2026, 19:00 WIB
Ilustrasi Harga Emas di Dunia. Foto: DAVID GRAY | AFP

Liputan6.com, Jakarta - Bank Sentral China menambah cadangan emas. Hal ini sesuai prediksi banyak analis, bank sentral memakai aksi jual emas lebih lanjut bulan lalu untuk meningkatkan cadangan resminya.

Mengutip Kitco, Rabu, (8/7/2026), berdasarkan data cadangan terbaru, bank sentral China membeli 15 ton emas bulan lalu, pembelian terbesar mereka sejauh tahun ini. Pembelian ini juga menandai bulan ke-20 berturut-turut Peope Bank of China (PBOC) meningkatkan cadangan emas resminya.

Dalam sebuah unggahan di media sosial, Analis Senior untuk EMEA di World Gold Council, Krishan Gopaul mencatat, cadangan resmi China telah meningkat lebih dari 40 ton pada 2026, sehingga total kepemilikan menjadi 2.346 ton.

Peningkatan aktivitas China terjadi ketika pasar emas mengalami penurunan secara teknikal yang signifikan. Harga emas jatuh di bawah rata-rata pergerakan 200 hari harga emas di sekitar US$ 4.500 per ons. Momentum penjualan akhirnya mendorong harga emas di bawah US$ 4.000 per ons.

Emas meski terus berjuang menarik momentum bullish yang konsisten, analis menuturkan, pasar tampaknya sedang membangun dasar solid di sekitar US$ 4.000 per ons. Analis menambahkan, permintaan bank sentral yang terus memberikan dukungan penting bagi logam mulia tersebut.

"Bank sentral tentu akan membeli dan mungkin membeli lebih banyak sekarang karena harga telah mereda,” ujar Head of Commodities and Macroeconomic WisdomTree, Nitesh Shah kepada Kitco.

China meski dipandang sebagai pemain dominan di pasar emas, bank sentral bukanlah pembeli yang paling aktif.

Dalam unggahan media sosial terpisah, Gopaul mencatat, Bank Sentral Uzbekistan menambahkan 9 ton lagi ke cadangan resminya pada Juni.

"Ini meningkatkan pembelian bersih YTD-nya menjadi 41 ton - menjadikannya pembeli terbesar kedua berdasarkan data yang tersedia,” ujar dia.

 

Permintaan Emas dari Bank Sentral

Ilustrasi harga emas dunia hari ini (Foto By AI)

Bank Nasional Polandia belum menerbitkan data cadangan terbarunya. Namun, bank sentral terus memimpin semua pembeli resmi. Hingga Mei, bank sentral telah meningkatkan cadangan emas resmi 64 ton.

Permintaan emas dari bank sentral telah berfluktuasi dalam beberapa bulan terakhir karena beberapa negara terpaksa memonetisasi cadangan emas untuk mendukung mata uang mereka. Selain itu juga mengatasi krisis energi global yang disebabkan oleh perang di Iran.

Namun, analis mengatakan, dengan berakhirnya krisis terburuk, mereka memperkirakan permintaan sektor resmi akan menguat selama paruh kedua 2026.

 

Alasan Bank Sentral Beli Emas

Ilustrasi harga emas hari ini (dok: Foto AI)

Dalam wawancara baru-baru ini dengan Kitco News, Jerry Prior, Chief Operating Officer dan Senior Portfolio Manager di KraneShares Mount Lucas Managed Futures Index Strategy ETF mengatakan, alasan bank sentral meningkatkan cadangan emas tidak berubah.

"Ada tema de-dolarisasi jangka panjang yang bersifat struktural, dan saya pikir itu akan terus berlanjut," ujar dia.

"Jika negara-negara memproduksi lebih banyak minyak dan pendapatan mulai mengalir kembali, kami tidak melihat modal itu masuk ke pasar obligasi pemerintah. Kami melihatnya kembali ke pasar emas,” ia menambahkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya