Tren Gaya Tak Lekang Waktu di Wimbledon, Putri Diana sampai Kate Middleton

Wimbledon dianggap melahirkan inspirasi mode klasik setiap musim panas.

oleh Nurri Indah KholillahDiterbitkan 09 Juli 2026, 07:00 WIB
Putri Diana mengenakan kacamata hitam, duduk di samping ibunya, Frances Shand Kydd, saat mereka menyaksikan Final Tunggal Putra antara Pete Sampras dan Jim Courier dari Royal Box di Centre Court di Wimbledon, pada 4 Juli 1993. (AP Photo/Denis Paquin)

Liputan6.com, Jakarta - Wimbledon bukan hanya panggung pertandingan tenis kelas dunia, tapi juga ajang yang melahirkan inspirasi mode klasik setiap musim panas. Dari era Putri Diana hingga Kate Middleton, turnamen ini konsisten menampilkan gaya berpakaian elegan yang tetap relevan lintas generasi.

Melansir HELLO!, Rabu, 8 Juli 2026, gaya khas Wimbledon identik dengan siluet yang rapi, dominasi warna putih dan nuansa netral, motif klasik, serta aksesori yang sederhana. Formula tersebut terus bertahan dari tahun ke tahun dan membuktikan bahwa gaya klasik tidak mudah tergeser oleh tren yang datang silih berganti.

Perpaduan tersebut bahkan menjadi ciri estetika Old Money dan Quiet Luxury yang terus bertahan meski tren mode terus berubah. Tak heran, penampilan Putri Diana hingga Kate Middleton masih sering dijadikan referensi bagi pencinta mode yang ingin tampil anggun tanpa kesan berlebihan.

Polkadot

Di antara berbagai pilihan busana yang pernah dikenakannya di Wimbledon, polkadot menjadi favorit. Ia kerap memilih motif berukuran kecil hingga sedang dalam kombinasi warna klasik, seperti hitam-putih atau biru tua-putih.

Tampilan tersebut dipadukan dengan sepatu hak sedang atau flat shoes, menghasilkan gaya feminin yang nyaman sekaligus memancarkan pesona retro yang elegan.

Kesederhanaan padu padan itulah yang membuat gaya Putri Diana tetap dikenang hingga kini. Meski telah puluhan tahun berlalu, tampilannya masih menjadi inspirasi bagi mereka yang menginginkan busana klasik yang tak lekang oleh waktu.

Motif Garis-Garis

Duchess of Cambridge Kate Middleton dan Duchess of Sussex Meghan Markle bertepuk tangan saat menyaksikan pertandingan Serena Williams dan Angelique Kerber di kejuaraan tenis Wimbledon di London, Inggris, (14/7). (AP Photo/Andrew Couldridge)

Motif garis-garis menjadi salah satu elemen busana klasik yang identik dengan gaya Wimbledon. Blazer, kemeja, blus, hingga gaun bermotif garis menghadirkan siluet rapi dan potongan yang tegas, menciptakan tampilan elegan tanpa terlihat berlebihan.

Salah satu referensinya datang dari Meghan Markle. Saat menghadiri final tunggal putri Wimbledon 2018 bersama Kate Middleton, Duchess of Sussex tampil dalam busana bergaris rancangan Ralph Lauren.

Ia memadukan kemeja bergaris yang rapi dengan celana panjang putih berpotongan pas badan dan topi boater. Padu padan tersebut memperlihatkan bagaimana motif garis dapat menghasilkan gaya Old Money yang sederhana, segar, dan tetap berkelas, sekaligus mudah diterapkan untuk berbagai acara musim panas.

Pesona Minimalis Serba Putih

Kate Middleton di Wimbledon 2025. (dok. Jordan Pettitt / POOL / AFP)

Busana serba putih menjadi salah satu ciri khas gaya Wimbledon yang tak pernah kehilangan pesonanya. Kate Middleton, misalnya, pernah tampil anggun dengan gaun putih rancangan Self-Portrait yang memadukan detail rok berlipit, atasan bergaya utilitas, dan ikat pinggang.

Penampilannya disempurnakan dengan tas Anya Hindmarch Neeson, serta sepatu slingback nude dari Gianvito Rossi. Padu padan serba putih memberikan kesan bersih, segar, dan elegan, sekaligus mencerminkan estetika Quiet Luxury yang identik dengan Wimbledon.

Membuat tampilannya tidak terlihat monoton, Anda bisa memadukan atasan putih dengan celana kulot berpotongan tegas atau pilih busana bertekstur. Tambahkan aksesori seperti anting perak berukuran besar atau tas berwarna netral untuk memberi sentuhan akhir yang tetap klasik tanpa mengurangi kesan mewah.

Aksesori Simpel

Kate Middleton di Wimbledon 2026. (dok. Andrew Matthews / POOL / AFP)

Gaya Wimbledon menunjukkan bahwa kemewahan tidak selalu identik dengan busana mencolok. Estetika Old Money justru mengutamakan detail yang sederhana, mulai dari kacamata hitam berbingkai klasik, jam tangan minimalis, hingga anting perak yang memberi sentuhan elegan tanpa terlihat berlebihan.

Para anggota keluarga kerajaan pun lebih sering menghindari logo berukuran besar atau perhiasan yang mencuri perhatian. Filosofi tersebut membuat gaya Wimbledon tetap relevan di tengah pergantian tren mode.

Kuncinya bukan mengenakan pakaian mahal, melainkan memilih potongan yang rapi, warna yang serasi, dan aksesori yang tepat. Inspirasi ini juga mudah diterapkan dalam keseharian dengan memadukan koleksi pakaian yang sudah ada di lemari.

Sedikit sentuhan pada warna, motif, atau aksesori sudah cukup menghadirkan tampilan klasik yang anggun dan tak lekang oleh waktu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya