Karyawan Tambang Ditembak OTK Saat Istirahat

Seorang karyawan tambang di Banyuasin Sumsel menjadi korban penembakan menggunakan senapan angin oleh orang tidak dikenal.

oleh Tim RegionalDiterbitkan 08 Juli 2026, 11:52 WIB
TKP penembakan karyawan tambang di Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. (Liputam6.com/ Dok Polda Sumsel)

Liputan6.com, Banyuasin - Seorang karyawan perusahaan tambang di Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, menjadi korban penembakan menggunakan senapan angin oleh orang tidak dikenal (OTK). Akibat penembakan itu, korban berinisial SB (34) mengalami luka serius di kepala. 

Terkait kejadian itu, Satreskrim Polres Banyuasin mengaku tengah menyelidiki kasus dugaan penembakan tersebut. 

Kasi Humas Polres Banyuasin Iptu Abu Bakar, Rabu (8/7/2026) menjelaskan, peristiwa penembakan itu terjadi pada Sabtu (4/7/2026), sekitar pukul 23.00 WIB. Abu Bakar mengatakan, pihak kepolisian bergerak cepat melakukan serangkaian penyelidikan guna mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tersebut.

"Kami telah memerintahkan Satreskrim bersama Polsek Rantau Bayur untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Seluruh saksi telah dimintai keterangan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) terus dilakukan," katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian bermula saat korban yang bekerja sebagai operator alat berat sedang beristirahat dan makan malam di dalam kabin ekskavator di lokasi Tambang Serumpun PT BCM.

Saat pintu kabin dibuka, pelaku yang belum diketahui identitasnya diduga langsung melepaskan tembakan senapan angin dan mengenai kepala bagian kiri korban.

Usai kejadian, korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyuasin untuk mendapatkan penanganan medis. Dari pemeriksaan awal, proyektil peluru diketahui masih tertanam di kepala korban dan dijadwalkan menjalani operasi pengangkatan proyektil.

Hingga saat ini, aparat kepolisian telah melakukan sejumlah tindakan hukum, di antaranya mengamankan lokasi kejadian, berkoordinasi dengan pihak perusahaan, memeriksa saksi-saksi, serta memastikan penanganan medis korban berjalan optimal.

Selain itu, pihak kepolisian juga memperketat patroli dan pengamanan di kawasan operasional PT BCM demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut tetap kondusif.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya