CATL Rilis Baterai 8C, Pengisian Kilat untuk Kendaraan Komersial

Baterai berteknologi 8C dikembangkan khusus oleh CATL untuk kendaraan listrik komersial ringan

oleh Septian PamungkasDiterbitkan 07 Juli 2026, 12:11 WIB
Pemasok bahan baku baterai litium di Tiongkok mengumumkan kenaikan harga signifikan. (carnewschina.com)

Liputan6.com, Jakarta - Produsen baterai asal China, CATL, kembali menghadirkan inovasi terbaru di industri kendaraan listrik. Kali ini, perusahaan meluncurkan baterai berteknologi 8C yang dikembangkan khusus untuk kendaraan listrik komersial ringan (light commercial electric vehicles/LCV) dengan kemampuan pengisian daya super cepat.

Teknologi terbaru tersebut diklaim mampu memangkas waktu pengisian baterai secara signifikan. CATL menyebut baterai 8C dapat mengisi daya dari 20 persen hingga 80 persen hanya dalam 6 menit 48 detik, sedangkan proses pengisian penuh dapat diselesaikan dalam waktu 8 menit 56 detik.

Dengan capaian tersebut, baterai anyar CATL menjadi salah satu baterai kendaraan listrik komersial dengan kemampuan pengisian tercepat yang tersedia saat ini.

Inovasi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan sektor logistik, distribusi, hingga transportasi perkotaan yang mengandalkan waktu operasional tinggi dengan jeda pengisian daya seminimal mungkin.

Mengutip CarNewsChina, istilah 8C mengacu pada kemampuan baterai menerima arus pengisian hingga delapan kali kapasitas nominalnya atau dikenal sebagai C-rate.

Semakin tinggi nilai C-rate, semakin cepat baterai dapat menerima daya tanpa mengorbankan performa maupun aspek keamanan. Namun, kemampuan tersebut harus didukung oleh sistem pendingin baterai serta infrastruktur pengisian daya berdaya tinggi yang memadai.

Untuk mewujudkan teknologi tersebut, CATL melakukan berbagai penyempurnaan pada desain sel baterai, material internal, hingga sistem manajemen termal. Hasilnya, baterai mampu menerima pengisian ultra-fast charging dengan tetap menjaga stabilitas suhu dan performa selama proses berlangsung.

Berbeda dengan baterai ultra-fast charging yang selama ini lebih banyak diterapkan pada mobil listrik penumpang, teknologi 8C terbaru CATL memang dirancang khusus untuk kendaraan komersial ringan.

Segmen ini memiliki karakteristik penggunaan yang berbeda karena kendaraan umumnya beroperasi hampir sepanjang hari. Mulai dari van logistik, truk distribusi ringan, kendaraan pengantar barang, hingga armada operasional perusahaan.

Dengan waktu pengisian kurang dari tujuh menit untuk mencapai kapasitas 80 persen, operator armada dapat memangkas waktu kendaraan berhenti atau downtime sehingga produktivitas operasional dapat meningkat.

Tak hanya menawarkan pengisian cepat, baterai terbaru yang masuk dalam keluarga Tectrans II ini juga diklaim memiliki usia pakai hingga 10 tahun atau setara 1 juta kilometer. Spesifikasi tersebut dinilai sesuai dengan kebutuhan kendaraan komersial yang menempuh jarak jauh setiap hari.

CATL juga mengungkapkan bahwa baterai terbaru ini memiliki resistansi internal sel sekitar 50 persen lebih rendah dibandingkan rata-rata industri.

Penurunan resistansi tersebut membantu mengurangi panas yang muncul selama proses pengisian cepat sekaligus meningkatkan efisiensi energi dan daya tahan baterai dalam penggunaan jangka panjang.

 

Upaya Percepat Adopsi Kendaraan Komersial Listrik

Sebagai pendukung teknologi tersebut, CATL juga tengah mengembangkan jaringan stasiun pengisian daya yang menggabungkan sistem ultra-fast charging dan battery swapping.

Jaringan ini dirancang kompatibel dengan kendaraan listrik penumpang maupun kendaraan komersial, sehingga dapat melayani berbagai kebutuhan transportasi, mulai dari distribusi dalam kota, logistik antarkota, hingga kendaraan cold chain.

Hadirnya baterai 8C diyakini dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik di sektor komersial. Selama ini, salah satu tantangan terbesar penggunaan kendaraan listrik untuk operasional bisnis adalah lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mengisi ulang baterai.

Dengan teknologi pengisian yang mampu mencapai 80 persen dalam waktu kurang dari tujuh menit, kendaraan dapat kembali beroperasi lebih cepat sehingga efisiensi bisnis meningkat.

Peluncuran baterai terbaru ini juga semakin menegaskan ketatnya persaingan inovasi baterai kendaraan listrik di China.

Sebelumnya, CATL telah memperkenalkan baterai Shenxing generasi terbaru untuk mobil listrik penumpang yang juga menawarkan kemampuan pengisian daya ultra-cepat.

Di saat yang sama, berbagai produsen baterai lainnya juga terus mengembangkan teknologi serupa untuk memangkas waktu pengisian kendaraan listrik.

Persaingan tersebut menunjukkan bahwa industri kendaraan listrik kini tidak lagi hanya berfokus pada peningkatan jarak tempuh, tetapi juga menghadirkan pengalaman pengisian daya yang semakin mendekati kecepatan mengisi bahan bakar pada kendaraan bermesin konvensional.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya