Cek Fakta: Tidak Benar Link untuk Mengecek Bansos PKH dan BPNT Rp 1,5 Juta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran bansos PKH dan BPNT sebesar Rp 1,5 juta seperti yang beredar di Facebook.

oleh Mevi LinawatiDiterbitkan 05 Juli 2026, 14:01 WIB
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link untuk mengecek bansos PKH dan BPNT sebesar Rp 1.500.000. (Foto: tangkapan layar Facebook)

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link untuk mengecek bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar Rp 1.500.000. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 30 Juni 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan program bantuan sosial (Bansos) tetap berlanjut sampai Juli 2026 untuk membantu masyarakat.... Daftar Sekarang....!!!!"

Turut menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:

"PKH & BPNT

(Program Keluarga Harapan & Bantuan Pangan Non Tunai)

KLAIM SEKARANG

PKH & BPNT 1,5 JT SIAP CAIR KE REKENING

CEK NAMA ANDA DENGAN CARA KLIK DAFTAR"

Unggahan disertai link daftar. Jika diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link untuk mengecek bansos PKH dan BPNT sebesar Rp 1,5 juta? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com

Penelusuran Fakta

CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran bansos PKH dan BPNT sebesar Rp 1,5 juta. Penelusuran mengarah pada artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Mudah! Begini Cara Cek Bansos PKH BPNT Online Lewat HP dan Website Resmi".

Dalam artikel ini dijelaskan bahwa untuk memastikan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tepat sasaran, Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyediakan fasilitas pengecekan status penerima secara daring.

Pengecekan status penerima bansos PKH dan BPNT kini dapat dilakukan secara daring. Untuk pengecekan melalui situs web resmi Kemensos, Anda cukup membuka laman cekbansos.kemensos.go.id.

Kemudian, isi kolom provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa sesuai alamat domisili. Masukkan nama penerima manfaat sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan isi huruf kode yang tertera untuk verifikasi. Setelah semua data terisi, klik "Cari Data" untuk melihat hasilnya. Hasil pencarian akan menampilkan informasi seperti nama penerima, usia, jenis bantuan (PKH atau BPNT), status penerima (YA/TIDAK), serta periode pencairan.

Alternatif lain adalah menggunakan aplikasi "Cek Bansos" yang dapat diunduh dari Play Store atau App Store. Setelah mengunduh, lakukan registrasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga (KK), email, dan nomor HP aktif.

Setelah berhasil masuk, pilih menu "Cek Bansos" dan masukkan data sesuai KTP, lalu jawab pertanyaan verifikasi dan tekan tombol "Cari Data". Informasi yang ditampilkan akan sama dengan yang ada di situs web, memastikan status Anda sebagai penerima bansos PKH atau BPNT.

Penelusuran juga mengarah pada pengumuman dari Kemensos di situs resminya berjudul "Waspada Hoaks terkait Bantuan Sosial". Berikut pengumumannya:

"Akhir-akhir ini banyak beredar pesan berantau berisi link/tautan yang di dalamnya terdapat berita bohong (hoaks) terkait pencairan dan/atau pendaftaran bantuan sosial.

Kementerian Sosial tidak pernah membuat situs ataupun tautan terkait pendaftaran maupun pencairan bantuan sosial. Adapun penerima bantuan sosial Program Kartu Sembako/ BPNT dan PKH adalah masyarakat yang telah terdaftar ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), jika masyarakat layak menerima namun belum terdaftar dalam DTKS, bisa diusulkan Pemerintah Daerah atau mengajukan melalui Aplikasi Cek Bansos di menu Usul-Sanggah.

Masyarakat diimbau agar selalu mengecek ulang kebenaran berita dan tidak ikut menyebarkannya."

 

Sumber:

https://www.liputan6.com/news/read/6144760/mudah-begini-cara-cek-bansos-pkh-bpnt-online-lewat-hp-dan-website-resmi

https://kemensos.go.id/waspada-hoaks-terkait-bantuan-sosial

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran bansos PKH dan BPNT sebesar Rp 1,5 juta yang beredar di media sosial, tidak benar.

Banner Cek Fakta: Salah (Liputan6.com/Triyasni)

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya