Liputan6.com, Jakarta - Minat masyarakat terhadap layanan pinjaman daring atau pinjaman online (pinjol) masih terus meningkat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai outstanding pembiayaan pinjaman daring mencapai Rp 101,03 triliun hingga Maret 2026.
Seiring meningkatnya penggunaan layanan tersebut, masyarakat diimbau memastikan platform yang digunakan telah memiliki izin resmi dari OJK agar terhindar dari praktik pinjol ilegal.
Advertisement
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman, mengatakan outstanding pembiayaan pinjaman daring masih mencatatkan pertumbuhan positif.
"Outstanding pembiayaan pada Maret 2026 tumbuh 26,25 persen year on year, dengan nominal sebesar Rp 101,03 triliun," kata Agusman belum lama ini.
Dari sisi kualitas pembiayaan, tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 tercatat 4,52%, sedikit membaik dibandingkan Februari 2026 yang berada di level 4,54%.
Sementara itu, piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan meningkat 0,61% menjadi Rp 514,09 triliun pada Maret 2026. Rasio pembiayaan bermasalah (NPF) gross tercatat 2,83%, sedangkan NPF net berada di level 0,8%.
Di tengah meningkatnya penyaluran pinjaman online, masyarakat diminta lebih berhati-hati memilih platform pinjaman dan memastikan perusahaan penyelenggara telah mengantongi izin dari OJK.
Pastikan Legalitas Perusahaan
OJK secara berkala memperbarui daftar penyelenggara Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) atau pinjaman online legal yang telah memperoleh izin operasional.
Berdasarkan daftar OJK per 13 Februari 2026, terdapat 95 perusahaan pinjaman online legal yang beroperasi di Indonesia.
Sebelum mengajukan pinjaman, masyarakat disarankan memeriksa nama perusahaan atau aplikasi yang digunakan dengan membandingkannya dengan daftar resmi OJK.
Selain memastikan legalitas perusahaan, calon peminjam juga perlu mewaspadai ciri-ciri pinjol ilegal, seperti menawarkan pinjaman melalui pesan singkat atau media sosial, meminta akses berlebihan ke data pribadi, mengenakan bunga dan denda yang tidak transparan, hingga melakukan penagihan dengan cara intimidatif.
Sebaliknya, pinjol legal wajib mematuhi ketentuan OJK, mulai dari transparansi biaya, perlindungan data konsumen, hingga mekanisme penagihan sesuai aturan yang berlaku.
Daftar Pinjaman Online Berizin
Berikut daftar 95 perusahaan pinjaman online legal yang telah berizin OJK:
- PT Pasar Dana Pinjaman (Danamas)
- PT Amartha Mikro Fintek (Amartha)
- PT Indo Fin Tek (Dompet Kilat)
- PT Creative Mobile Adventure (Boost)
- PT Toko Modal Mitra Usaha (Tokomodal)
- PT Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku)
- PT Pendanaan Teknologi Nusa (KTA Kilat)
- PT Kredit Pintar Indonesia (Kredit Pintar)
- PT Astra Welab Digital Arta (Maucash)
- PT Oriente Mas Sejahtera (Finmas)
- PT Aman Cermat Cepat (KlikA2C)
- PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran)
- PT Ammana Fintek Syariah (Ammana)
- PT Dana Pinjaman Inklusif (PinjamanGo)
- PT Lunaria Annua Teknologi (KoinP2P)
- PT Pohon Dana Indonesia (Pohondana)
- PT Mekar Investama Teknologi (Mekar)
- PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami)
- PT Esta Kapital Fintek (Esta Kapital)
- PT Tri Digi Fin (KreditPro)
- PT Fintegra Homido Indonesia (FINTAG)
- PT Kredit Utama Fintech Indonesia (RupiahCepat)
- PT Mediator Komunitas Indonesia (Crowdo)
- PT Artha Dana Teknologi (Indodana)
- PT JULO Teknologi Finansial (JULO)
- PT Progo Puncak Group (Pinjamin)
- PT Pindar Berbagi Bersama (DanaRupiah)
- PT Indonusa Bara Sejahtera (OVO Finansial)
- PT Finansial Integrasi Teknologi (PinjamModal)
- PT Alami Fintek Sharia (Alami)
- PT Simplefi Teknologi Indonesia (AwanTunai)
- PT Dana Kini Indonesia (Danakini)
- PT Abadi Sejahtera Finansindo (Singa)
- PT Intekno Raya (Danamerdeka)
- PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash)
- PT Kuaikuai Tech Indonesia (Pinjamyuk)
- PT Rezeki Bersama Teknologi (Finplus)
- PT Uangme Fintek Indonesia (Uangme)
- PT Stanford Teknologi Indonesia (PinjamDuit)
- PT Dana Syariah Indonesia (DANA SYARIAH)
- PT Berdayakan Usaha Indonesia (BATUMBU)
- PT Artha Permata Makmur (Cashcepat)
- PT Pinjaman Kemakmuran Rakyat (klikUMKM)
- PT Kredit Plus Teknologi (Pinjam Gampang)
- PT Cicil Solusi Mitra Teknologi (cicil)
- PT Lumbung Dana Indonesia (lumbungdana)
- PT Inovasi Terdepan Nusantara (360 KREDI)
- PT Kreditku Teknologi Indonesia (Kredinesia)
- PT Pinduit Teknologi Indonesia (Pintek)
- PT Modal Rakyat Indonesia (ModalRakyat)
- PT Anugerah Digital Indonesia (SOLUSIKU)
- PT Idana Solusi Sejahtera (Cairin)
- PT Trust Teknologi Finansial (TrustIQ)
- PT Harapan Fintech Indonesia (KLIK KAMI)
- PT Duha Madani Syariah (Duha SYARIAH)
- PT Sol Mitra Fintec (Invoila)
- PT Satustop Finansial Solusi (Sanders One Stop Solution)
- PT Dana Bagus Indonesia (DanaBagus)
- PT Teknologi Merlin Sejahtera (UKU)
- PT Fintek Digital Indonesia (KREDITO)
- PT Info Tekno Siaga (AdaPundi)
- PT Lentera Dana Nusantara (Lentera Dana Nusantara)
- PT Solusi Teknologi Finansial (Modal Nasional)
- PT Komunal Finansial Indonesia (Komunal)
- PT Cerita Teknologi Indonesia (Restock.ID)
- PT Grha Dana Bersama (Avantee)
- PT Gradana Teknoruci Indonesia (Gradana)
- PT Inclusive Finance Group (Danacita)
- PT IKI Karunia Indonesia (IKI Modal)
- PT Finansia Aira Teknologi (Ivoji)
- PT Bursa Akselerasi Indonesia (Indofund.id)
- PT LinkAja Modalin Nusantara (iGrow)
- PT Adiwisista Finansial Teknologi (Danai.id)
- PT Fidac Inovasi Teknologi (DUMI)
- PT Lampung Berkah Finansial Teknologi (LAHAN SIKAM)
- PT Qazwa Mitra Hasanah (qazwa.id)
- PT KrediFazz Digital Indonesia (KrediFazz)
- PT Doeku Peduli Indonesia (KreditOK)
- PT Aktivaku Investama Teknologi (Aktivaku)
- PT Mulia Inovasi Digital (Danain)
- PT Indosaku Digital Teknologi (Indosaku)
- PT Fintech Bina Bangsa (EDUFUND)
- PT Kreasi Anak Indonesia (GandengTangan)
- PT Piranti Alphabet Perkasa (PAPITUPI SYARIAH)
- PT Smartec Teknologi Indonesia (BantuSaku)
- PT Digital Micro Indonesia (danabijak)
- PT Solid Fintek Indonesia (AdaModal)
- PT Sejahtera Sama Kita (SamaKita)
- PT Kawan Cicil Teknologi Utama (KawanCicil)
- PT Klikcair Magga Jaya (KlikCair)
- PT Ethis Fintek Indonesia (ETHIS)
- PT Sahabat Mikro Fintek (SAMIR)
- PT Plus Ultra Abadi (UATAS)
- PT Pintar Inovasi Digital (Asetku)
- PT Mapan Global Reksa (Findaya).