Pramono Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Terima KJP

Usai meninjau Sekolah Rakyat SMA 10 Jaksel, Gubernur DKI Pramono Anung juga mendorong lulusan melanjutkan kuliah dan memastikan KJP bagi siswa tetap berjalan.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 03 Juli 2026, 21:19 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta - Pramono memastikan peserta didik Sekolah Rakyat yang telah menjadi penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) akan tetap memperoleh bantuan pendidikan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menurut hasil pengecekan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, mayoritas siswa Sekolah Rakyat masih tercatat sebagai penerima KJP.

"Bahkan tadi saya mengecek melalui Kepala Dinas Pendidikan, di tempat ini dari 100 orang, 90 masih menerima KJP dan kami tetap akan memberikan KJP bagi anak-anak kita semuanya," kata Pramono usai meninjau kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Menengah Atas 10 Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2026).

Ia menegaskan program Sekolah Rakyat memiliki semangat yang sejalan dengan berbagai program bantuan pendidikan yang telah dijalankan Pemprov DKI, seperti KJP, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga kebijakan pemutihan ijazah.

Pramono menyebut Pemprov DKI akan terus mendukung anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap memiliki akses terhadap pendidikan.

"Sehingga semangatnya sama dan kami akan menindaklanjuti. Mudah-mudahan ini menjadi pintu gerbang bagi anak-anak yang belum beruntung untuk bisa menatap masa depan menjadi lebih baik," ucapnya.

Sejalan dengan KJMU

 

Menurut Pramono, pendidikan menjadi salah satu sektor yang tidak akan dikurangi meski kondisi ekonomi sedang menghadapi tekanan.

Hingga saat ini, Pemprov DKI telah menyalurkan KJP kepada 707.477 siswa. Selain itu, sebanyak 15.825 mahasiswa menerima bantuan melalui KJMU.

"Saya berharap anak-anak sekalian nanti setelah lulus dari Sekolah Rakyat tentunya harus melanjutkan ke perguruan tinggi. Mudah-mudahan saudara-saudara akan mendapatkan KJMU, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," kata Pramono

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya