Bursa saham Asia dan global menghijau memberikan sentimen positif untuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjelang akhir pekan ini.
IHSG dibuka naik 17,01 poin atau 0,38% menjadi 4.441,72 pada pra perdagangan saham Jumat (7/2/2014). Sementara itu, indeks saham LQ45 menguat 0,59% ke level 747,22.
Pada pukul 09.00 WIB, laju IHSG masih menunjukkan keperkasaannya. IHSG naik 28,21 poin atau 0,64% ke level 4.452.92. Sebanyak 126 saham bergerak di zona hijau menopang penguatan indeks saham.
Sementara itu, 15 saham bergerak melemah dan 45 saham tidak bergerak. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 7.476 kali dengan volume perdagangan saham 221,39 juta saham. Nilai transaksi perdagangan saham sekitar Rp 343,71 miliar.
Secara sektoral, sepuluh sektor saham menguat juga memberikan imbas positif untuk IHSG. Sektor saham aneka industri memimpin penguatan indeks saham dengan naik 1,26%. Selanjutnya sektor saham keuangan naik 1,04%, dan sektor saham pertambangan menguat 0,80%.
Berdasarkan data RTI, investor asing melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 44 miliar. Sementara itu, investor lokal melakukan aksi jual yang mencapai 50 miliar.
Saham lapis kedua mencatatkan kenaikan pada pagi ini antara lain saham PNIN naik 5,8% menjadi Rp 730 per saham. Saham CTRS menguat 3,08% menjadi Rp 1.840 per saham, dan saham HERO naik 2,15% menjadi Rp 2.850 per saham.
Adapun saham yang melemah antara lain saham KOBX turun 5,45% menjadi Rp 260 per saham, saham ISSP turun 1,39% menjadi Rp 142 per saham, dan saham GTBO turun 2,76% menjadi Rp 705 per saham.
Bursa saham Asia menguat didorong dari indeks saham acuan MSCI Asia Pacific naik 0,7% menjadi 132,44 pada pukul 10.08 waktu Tokyo. Indeks saham Jepang Topix menguat 1,4%. Sementara itu, indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,3%.
Analis PT Samuel Sekuritas, Aiza menuturkan, IHSG bergerak menguat hari ini seiring sentimen dari bursa regional. Selain itu, rupiah menguat dalam empat hari terakhir juga memberikan sentimen positif untuk pergerakan indeks saham. Resistance indeks berada di level 4.438. Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis ke level Rp 12.179 terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Sementara itu, bursa saham Asia menguat cukup signifikan pagi ini terutama bursa Jepang yang menguat 1,7% akibat sentimen yang terjadi di bursa AS dan juga kinerja penjualan Toyota Motor yang sangat baik di Amerika Utara. (Ahm)
IHSG dibuka naik 17,01 poin atau 0,38% menjadi 4.441,72 pada pra perdagangan saham Jumat (7/2/2014). Sementara itu, indeks saham LQ45 menguat 0,59% ke level 747,22.
Pada pukul 09.00 WIB, laju IHSG masih menunjukkan keperkasaannya. IHSG naik 28,21 poin atau 0,64% ke level 4.452.92. Sebanyak 126 saham bergerak di zona hijau menopang penguatan indeks saham.
Sementara itu, 15 saham bergerak melemah dan 45 saham tidak bergerak. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 7.476 kali dengan volume perdagangan saham 221,39 juta saham. Nilai transaksi perdagangan saham sekitar Rp 343,71 miliar.
Secara sektoral, sepuluh sektor saham menguat juga memberikan imbas positif untuk IHSG. Sektor saham aneka industri memimpin penguatan indeks saham dengan naik 1,26%. Selanjutnya sektor saham keuangan naik 1,04%, dan sektor saham pertambangan menguat 0,80%.
Berdasarkan data RTI, investor asing melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 44 miliar. Sementara itu, investor lokal melakukan aksi jual yang mencapai 50 miliar.
Saham lapis kedua mencatatkan kenaikan pada pagi ini antara lain saham PNIN naik 5,8% menjadi Rp 730 per saham. Saham CTRS menguat 3,08% menjadi Rp 1.840 per saham, dan saham HERO naik 2,15% menjadi Rp 2.850 per saham.
Adapun saham yang melemah antara lain saham KOBX turun 5,45% menjadi Rp 260 per saham, saham ISSP turun 1,39% menjadi Rp 142 per saham, dan saham GTBO turun 2,76% menjadi Rp 705 per saham.
Bursa saham Asia menguat didorong dari indeks saham acuan MSCI Asia Pacific naik 0,7% menjadi 132,44 pada pukul 10.08 waktu Tokyo. Indeks saham Jepang Topix menguat 1,4%. Sementara itu, indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,3%.
Analis PT Samuel Sekuritas, Aiza menuturkan, IHSG bergerak menguat hari ini seiring sentimen dari bursa regional. Selain itu, rupiah menguat dalam empat hari terakhir juga memberikan sentimen positif untuk pergerakan indeks saham. Resistance indeks berada di level 4.438. Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis ke level Rp 12.179 terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Sementara itu, bursa saham Asia menguat cukup signifikan pagi ini terutama bursa Jepang yang menguat 1,7% akibat sentimen yang terjadi di bursa AS dan juga kinerja penjualan Toyota Motor yang sangat baik di Amerika Utara. (Ahm)