Konsumsi Naik, Indonesia Bisa Jadi Hub Investasi Industri Baja Asia Tenggara

Asia Tenggara kini menjadi salah satu kawasan dengan prospek pertumbuhan industri baja paling menjanjikan di dunia.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 03 Juli 2026, 17:15 WIB
Ilustrasi baja. Foto: Dok. Krakatau Steel

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia berpeluang besar menjadi pusat investasi sekaligus hub pertumbuhan industri baja di Asia Tenggara. Dukungan fundamental ekonomi yang kuat, pertumbuhan konsumsi baja nasional, serta meningkatnya investasi sektor hilir, Indonesia dinilai semakin strategis sebagai mitra utama pengembangan industri baja kawasan.

Hal tersebut disampaikan Chairman Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) sekaligus Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, di Jakarta, seperti ditulis Jumat (2/7/2026).

Akbar Djohan mengatakan, Asia Tenggara kini menjadi salah satu kawasan dengan prospek pertumbuhan industri baja paling menjanjikan di dunia. Sebagai ekonomi terbesar di ASEAN, Indonesia memiliki peluang besar menarik investasi sekaligus memperkuat kemitraan strategis di sektor besi dan baja.

"Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai tujuan investasi jangka panjang dan mitra strategis bagi pengembangan industri baja di kawasan," ujar dia.

Konsumsi baja nasional yang terus meningkat serta penguatan kinerja ekspor menunjukkan daya saing industri baja Indonesia semakin baik di pasar global.

Kolaborasi

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan. Dok

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, perubahan geopolitik, dan percepatan transisi menuju industri rendah karbon, kolaborasi menjadi faktor utama dalam menjaga daya saing industri baja.

"Tidak ada satu negara, satu perusahaan, maupun satu organisasi pun yang dapat menghadapi transformasi ini sendirian. Masa depan industri baja akan sangat ditentukan oleh seberapa baik kita berbagi pengetahuan, mendorong inovasi, memperkuat kemitraan, serta membangun kepercayaan bersama," katanya.

Dia juga menekankan pentingnya menciptakan level playing field yang sehat serta mempercepat transisi menuju green steel melalui kolaborasi pemerintah, industri, lembaga keuangan, penyedia teknologi, dan sektor energi.

Krakatau Steel berharap lahir kemitraan dan investasi baru yang mampu memperkuat daya saing industri baja Indonesia sekaligus mendukung agenda hilirisasi dan transformasi industri nasional sebagaimana sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya