Liputan6.com, Jakarta - Google resmi merilis Gemini Spark untuk Mac dan memperluas jangkauan agen AI ini ke pengguna desktop Apple.
Langkah tersebut sekaligus memanaskan persaingan Google dengan berbagai asisten AI desktop yang lebih dulu hadir, seperti Claude Desktop, Microsoft Copilot, hingga OpenClaw.
Advertisement
Disitat dari TechCrunch, Minggu (5/7/2026), Google mengintegrasikan Gemini Spark ke dalam aplikasi desktop Gemini yang telah ada. Pembaruan ini juga mencakup kemampuan terkini, termasuk pemantauan topik secara real-time dan koneksi ke lebih banyak aplikasi seperti Google Tasks dan Google Keep.
Selain itu, melalui versi macOS, Gemini Spark kini juga dapat bekerja langsung dengan file yang tersimpan di perangkat komputer pengguna. Ke depannya, Google juga berencana menghadirkan kemampuan menjalankan tugas jarak jauh (remote tasks).
Pengguna nantinya bisa memberikan tugas bertahap dari ponsel, misalnya meminta Spark mengambil informasi dari file yang berada di Mac, meski fitur tersebut belum tersedia saat peluncuran.
Sementara, Spark sudah dapat dimanfaatkan untuk memilah dan mengatur file di komputer. AI tersebut juga mampu menggunakan file yang ada sebagai bahan pembuatan dokumen maupun spreadsheet di Google Workspace.
Salah satu contoh yang diberikan Google adalah mengubah kumpulan faktur menjadi lembar kerja anggaran secara otomatis.
Sayangnya, akses Gemini Spark untuk macOS masih terbatas. Google menyatakan versi beta hanya tersedia bagi pelanggan Google AI Ultra di Amerika Serikat.
Saat pertama kali diperkenalkan pada Juni 2026, salah satu keluhan pengguna adalah belum adanya integrasi dengan Google Keep. Kini, masukan tersebut telah diakomodasi melalui dukungan resmi untuk Google Keep dan Google Tasks.
Fitur AI Terbaru
Tak berhenti di situ, Gemini Spark kini mendukung integrasi dengan sejumlah aplikasi pihak ketiga, seperti Canva, Dropbox, Instacart, OpenTable, dan Zillow Rentals.
Berkat koneksi tersebut, Spark dapat membantu pengguna melakukan berbagai pekerjaan, mulai dari memesan meja restoran, berbelanja kebutuhan mingguan, mendesain selebaran, hingga menjadwalkan tur apartemen.
Google juga membekali Gemini Spark dengan kemampuan mengikuti perkembangan topik secara real-time. Fitur ini memungkinkan AI memantau skor pertandingan olahraga, pergerakan saham, berita terkini, media sosial, blog, aktivitas belanja online, hingga informasi cuaca agar dapat memberikan respons yang lebih relevan sesuai perkembangan terbaru.
Sebagai pelengkap, Google mulai menggulirkan dukungan untuk custom Model Context Protocol (MCP). Dengan fitur tersebut, pengguna dapat menghubungkan aplikasi favorit mereka langsung ke Gemini Spark sehingga asisten AI bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan alur kerja masing-masing pengguna.