Rekomendasi Saham 3 Juli 2026: KLBF, TINS, SMGR, hingga AMRT

Berikut rekomendasi saham saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi sideways pada Jumat, (3/7/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 03 Juli 2026, 09:03 WIB
Seorang pria melihat ponselnya di depan layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (BAY ISMOYO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang sideways pada perdagangan saham Jumat, (3/7/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup naik 0,87%, tetapi masih disertai dengan aksi jual asing Rp 323 miliar pada Kamis, 2 Juli 2026. Saham-saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham BBRI, MAPI, ASII, BRMS dan DSSA.

"IHSG berpotensi sideways di range 5.650-5.875,” ujar Head of Retail Research Analyst, BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.650-5.700 dan level resistance 5.800-5.900.

Dalam riset PT Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, dari sisi teknikal, selama IHSG masih berada di bawah 5.762–5.853, indeks masih berisiko melanjutkan pelemahan menuju support 5.678, kemudian 5.607 – 5.523 sebagai support berikutnya. Sebaliknya, jika mampu menembus 5.762, 5.806 dan berlanjut di atas EMA10 (5.853) dengan didukung peningkatan volume transaksi, IHSG berpeluang menguji resistance 5.904, kemudian 5.974, hingga area psikologis 6.000.

"Penembusan di atas area tersebut akan menjadi sinyal awal bahwa tekanan jual mulai mereda dan membuka peluang perubahan tren menuju fase konsolidasi yang lebih konstruktif,” demikian seperti dikutip.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Timah Tbk (TINS), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), dan PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL).

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi Teknikal

Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Trading Idea hari ini: TAPG, KLBF, TINS, SMGR, AMRT, dan BULL

  • TAPG Buy on Weakness dengan area beli di 1485-1500, cutloss di bawah 1460. Target dekat di 1520-1545.
  • KLBF Spec Buy dengan area beli di 730-745, cutloss di bawah 730. Target dekat di 760-795.
  • TINS Spec Buy dengan area beli di 3330-3350, cutloss di bawah 3300. Target dekat di 3380-3430.
  • SMGR Buy on Weakness dengan area beli di 1375-1395, cutloss di bawah 1370. Target dekat di 1415-1440.
  • AMRT Spec Buy dengan area beli di 1355-1375, cutloss di bawah 1355. Target dekat di 1400-1420.
  • BULL Buy on Weakness dengan area beli di 306-316, cutloss di bawah 304. Target dekat di 324-332.

Penutupan IHSG 2 Juli 2026

Seorang juru kamera merekam layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (BAY ISMOYO/AFP)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham Kamis, (2/7/2026). Kenaikan IHSG hari ini di tengah mayoritas sektor saham yang menghijau. Namun, dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 17.983.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 0,87% menjadi 5.744,55. Indeks saham LQ45 bertambah 1,57% menjadi 565,49. Seluruh indeks saham acuan menghijau.

Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 5.806,71 dan terendah 5.704,49. Sebanyak 395 saham menguat sehingga angkat IHSG. 219 saham melemah dan 169 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.516.521 kali dengan volume perdagangan saham 20,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 11,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.983.

Mayoritas sektor saham menghijau kecuali sektor saham consumer nonsiklikal turun 0,32% dan sektor saham kesehatan merosot 0,47%.

Sektor saham industri melambung 2,97%, dan catat kenaikan terbesar. Diikuti sektor saham transportasi bertambah 2,22%, dan sektor saham basic naik 2,16%.

Sementara itu, sektor saham energi naik 0,13%, sektor saham consumer siklikal menguat 1,78%, sektor saham keuangan bertambah 0,72%. Lalu sektor saham properti menguat 1,04%, sektor saham teknologi menanjak 0,81% dan sektor saham infrastruktur mendaki 0,03%.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya