Harga Minyak Naik Ditopang Penguatan Bursa AS

Harga minyak naik seiring dengan menguatnya harga-harga saham di AS.

oleh Siska Amelie F DeilDiterbitkan 05 Februari 2014, 07:20 WIB
Harga minyak naik pada perdagangan Selasa (Rabu pagi) seiring dengan menguatnya Bursa Saham Amerika Serikat (AS) menyusul aksi jual besar-besaran di sesi sebelumnya.

Seperti dikutip dari Xinhua, Rabu (5/2/2015), minyak mentah jenis West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret naik US$ 76 sen menjadi US$ 97,19 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah jenis Brent untuk pengiriman Maret turun US$ 26 sen menjadi US$ 105,78 per barel.

Sentimen pasar menguat seiring dengan aksi jual yang terjadi di negara-negara berkembang sempat terhenti. Akan tetapi para investor masih berjaga-jaga mengingat data manufaktur AS dan China yang mengecewakan meningkatkan kekhawatiran munculnya perlambatan laju ekonomi di kedua negara tersebut.

Aktivitas manufaktur AS meluas dengan laju pada Januari, paling lamban dalam delapan bulan terakhir karena tajamnya penurunan saham. Indeks manager purchasing (PMI) manufaktur berada di level 51,3 poin pada Januari. Angka tersebut turun dari PMI manufaktur pada Desember yang telah terkoreksi sebesar 56,5 poin.

Sementara indeks PMI manufaktur China menyentuh level terendah dalam enam bulan terakhir pada Januari menjadi 50,5 poin dari 51 poin di bulan sebelumnya. Para investor tengah mengawasi data tenaga kerja AS untun Januari yang ditutup pada Jumat pekan lalu.

Di sisi lain, harga minyak AS juga terdorong laporan yang menemukan badai salju lain akan menerjang bagian timur AS.

Dari segi ekonomi, pesanan baru untuk barang-barang produksi AS pada Desember menurun 1,5% turun selama dua bulan dari satu kuartal. Departemen Perdagangan AS mengatakan data tersebut masih lebih baik dari prediksi. (Sis/Ndw)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya