Liputan6.com, Jakarta - KAI Commuter memastikan bahwa operasional perjalanan Commuter Line Rangkasbitung kembali normal setelah proses penanganan dan evakuasi. Sebelumnya, pria tewas tertemper di Stasiun Jurangmangu pada Kamis (2/7/2026) sore.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dari masinis Commuter Line No. 1737D relasi Rangkasbitung–Tanah Abang melaporkan ada seseorang tertemper kereta saat melintas di Jalur II emplasemen Stasiun Jurangmangu sekitar pukul 15.35 WIB.
Advertisement
"Petugas terkait di Stasiun Jurangmangu segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan proses evakuasi serta memastikan sterilisasi demi keselamatan perjalanan Commuter Line berikutnya," kata Leza dalam keterangan resmi, Kamis (2/7/2026).
Diduga Bunuh Diri
Leza menyatakan insiden diduga merupakan tindakan bunuh diri, merujuk laporan visual dari kabin masinis. Meski begitu, manajemen KAI menegaskan fokus utama penanganan dilakukan untuk mengamankan lokasi, mengevakuasi korban bersama pihak berwenang, serta memastikan keselamatan perjalanan kereta berikutnya.
"Berdasarkan laporan visual dari kabin masinis, yang bersangkutan terindikasi melakukan tindakan bunuh diri saat Commuter Line melintas di Stasiun Jurangmangu,” ucap Leza.
Selama proses penanganan berlangsung, petugas KAI Commuter bersama pihak berwenang melakukan evakuasi korban dan sterilisasi jalur. Setelah proses tersebut selesai, perjalanan Commuter Line kembali dapat melintas di lokasi kejadian mulai pukul 16.03 WIB.
KAI Commuter menyampaikan insiden tersebut sempat mengganggu operasional perjalanan karena posisi korban berada di jalur rel arah Rangkasbitung menuju Tanah Abang sehingga perjalanan kereta harus dihentikan sementara selama proses evakuasi berlangsung.
Akibatnya, sebanyak lima perjalanan Commuter Line Rangkasbitung tujuan Stasiun Tanah Abang mengalami keterlambatan antara 19-28 menit.
KAI juga sempat menerapkan rekayasa pola operasi untuk meminimalkan dampak terhadap pengguna. Buntut insiden ini. KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk selalu mematuhi aturan keselamatan selama berada di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta.
“Tetap ikuti aturan dan menjaga keselamatan baik di stasiun ataupun di dalam commuter line. Jadilah pengguna yang tertib dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pengguna lain selama menggunakan commuter line,” kata Leza.
KONTAK BANTUAN
Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.
Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.icreativelabs.sahabatku
Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.
Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.