Satu korban banjir beserta longsor di Pujon-Ngantang, Malang, Jawa Timur berhasil ditemukan pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB di muara Bendungan Selorejo. Korban diidentifikasi sebagai Agus Supriyanto (43) warga Oro-Oro Ombo, Kota Batu.
"Tubuh korban terapung di antara tanaman eceng gondok di muara sungai yang menuju Bendungan Selorejo," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Hafi Lutfi saat ditemui di Pendopo Kabupaten Malang, Senin (3/2/2014).
Saat ini jenazah Agus dibawa ke sebuah rumah sakit di Kecamatan Ngantang sebelum diberangkatkan ke rumah duka. Agus adalah paman dari Supriyanto, bocah berusia 13 tahun yang jasadnya sudah lebih dulu ditemukan pada Sabtu 1 Februari lalu.
Seorang korban lagi yang masih dalam proses pencarian adalah M Jafar (59) warga Surabaya yang merupakan operator ekskavator. Posko tim gabungan pencarian dipusatkan di Bendungan Selorejo.
"Untuk Jafar masih dalam pencarian, bisa jadi sulit dicari dengan dugaan tubuhnya tertimbun material longsoran," papar Hafi.
Banjir beserta longsor di Pujon-Ngantang, Malang Jawa Timur pada Jumat 31 Januari mengakibatkan sejumlah kerusakan, yaitu 3 jembatan milik Pemkab Malang rusak bahkan satu di antaranya patah. Selanjutnya, 4 rumah rusak, 10 hektar sawah rusak, 300 meter pipa air minum rusak. Diperkirakan kerugian akibat bencana itu mencapai lebih dari Rp 15 miliar.
"Jumlah kerusakan dan kerugian masih bisa terus bertambah. Sekarang masih terus inventarisir," kata Hafi. (Mvi/Sss)
Baca juga:
Jasad Bocah Diduga Korban Banjir Mengambang di Sungai Panjul
2 Korban Banjir dan Longsor di Malang Belum Ditemukan
[VIDEO] Jalan Pujon Ambles, Lalu Lintas Malang-Kediri Lumpuh
Ahok: Sampai Kiamat, Kampung Pulo Bakal Banjir
"Tubuh korban terapung di antara tanaman eceng gondok di muara sungai yang menuju Bendungan Selorejo," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Hafi Lutfi saat ditemui di Pendopo Kabupaten Malang, Senin (3/2/2014).
Saat ini jenazah Agus dibawa ke sebuah rumah sakit di Kecamatan Ngantang sebelum diberangkatkan ke rumah duka. Agus adalah paman dari Supriyanto, bocah berusia 13 tahun yang jasadnya sudah lebih dulu ditemukan pada Sabtu 1 Februari lalu.
Seorang korban lagi yang masih dalam proses pencarian adalah M Jafar (59) warga Surabaya yang merupakan operator ekskavator. Posko tim gabungan pencarian dipusatkan di Bendungan Selorejo.
"Untuk Jafar masih dalam pencarian, bisa jadi sulit dicari dengan dugaan tubuhnya tertimbun material longsoran," papar Hafi.
Banjir beserta longsor di Pujon-Ngantang, Malang Jawa Timur pada Jumat 31 Januari mengakibatkan sejumlah kerusakan, yaitu 3 jembatan milik Pemkab Malang rusak bahkan satu di antaranya patah. Selanjutnya, 4 rumah rusak, 10 hektar sawah rusak, 300 meter pipa air minum rusak. Diperkirakan kerugian akibat bencana itu mencapai lebih dari Rp 15 miliar.
"Jumlah kerusakan dan kerugian masih bisa terus bertambah. Sekarang masih terus inventarisir," kata Hafi. (Mvi/Sss)
Baca juga:
Jasad Bocah Diduga Korban Banjir Mengambang di Sungai Panjul
Petugas Ekskavator Malang Hilang Diterjang Banjir
Advertisement
[VIDEO] Jalan Pujon Ambles, Lalu Lintas Malang-Kediri Lumpuh
Ahok: Sampai Kiamat, Kampung Pulo Bakal Banjir