Liputan6.com, Jakarta - Legenda Timnas Belanda, Rafael Van der Vaart mengkritikan performa Die Oranje di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Ia menilai tim besutan Ronald Koeman itu layak tersingkir karena mereka bermain dengan buruk.
Beberapa saat yang lalu, Timnas Belanda berhadapan dengan Timnas Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan ini berjalan dengan alot, sehingga di babak pertama skor tetap sama kuat 0-0.
Advertisement
Di babak kedua, Belanda sempat unggul melalui gol Cody Gakpo. Namun Maroko mencetak gol di masa injury time melalui Issa Diop, sehingga laga harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu dan juga adu penalti.
Di babak adu penalti, Belanda harus tumbang ditangan wakil Afrika itu. Maroko menang dengan skor 2-3 dan memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Simak komentar lengkap Van Der Vaart seputar tersingkirnya Maroko di bawah ini.
Belanda Memang Layak Kalah
Dalam wawancaranya di NOS seusai laga, Van Der Vaart tidak kaget melihat negaranya tersingkit di babak 32 besar Piala Dunia 2026 atas Maroko.
Ia menilai bahwa sejak awal penampilan Maroko jauh lebih superior ketimbang Belanda, sehingga mereka memang layak keluar sebagai pemenang di laga ini.
"Kalau saya harus jujur, Maroko memang sangat pantas lolos. Saya tidak sampai mengatakan bahwa saya senang dengan hasil ini, tetapi mereka memang layak melaju. Sejak menit pertama, mereka sebenarnya bermain lebih baik," buka Van der Vaart.
Performa Belanda Mengecewakan
Lebih lanjut, van der Vaart juga mengkritik habis penampilan Belanda di laga ini. Ia menilai performa Belanda di laga ini jauh dari harapan.
"Saya benar-benar sangat kecewa dengan penampilan Belanda. Kami memainkan pertandingan yang sangat buruk," ujarnya.
Menurut Van der Vaart, Belanda sempat berada di atas angin setelah mencetak gol pembuka dan terlihat memiliki peluang untuk lolos dengan sedikit keberuntungan. Namun, ia menegaskan Maroko memang tampil lebih baik dan layak mendapatkan hasil tersebut.
"Memang kami sempat unggul lewat gol yang bagus sehingga muncul harapan bisa lolos dengan sedikit keberuntungan. Namun pada akhirnya Maroko memang tim yang lebih baik, dan terkadang Anda mendapatkan hasil yang memang pantas diterima," tutupnya.
Sumber: NOS