Manchester United (MU) mencetak rekor baru klub dengan membeli Juan Mata dari Chelsea. Pemain Timnas Spanyol itu dibeli dengan harga 37,1 juta pound atau setara Rp 743 miliar.
Mata yang bisa memulai debutnya bersama MU ketika melawan Cardiff City pada 29 Januari mendatang mengaku terkejut dengan keputusan Chelsea yang melepasnya ke Old Trafford. "Jujur itu sedikit mengejutkan," tuturnya kepada MUTV seperti dilansir Goal, Minggu (26/1/2014).
"Tapi, saya harus mengatakan bahwa saya benar-benar berterima kasih kepada Chelsea, pemilik, semua orang yang bekerja di klub, dan para fans. Mereka memilih saya sebagai pemain terbaik dalam dua musim terakhir dan saya akan selalu berterima kasih."
"Mereka menakjubkan. Enam bulan terakhir yang sulit karena saya tak bermain sebanyak yang saya ingin. Saya mengerti itu adalah olahraga tim, jadi saya menghormati situasi itu," tambah Mata.
"Tapi, kesempatan untuk datang ke Manchester United adalah momen besar bagi saya untuk melanjutkan karier dan bergabung dengan klub besar lain."
Mata mengaku tak terbebani dengan nilai transfernya yang mengalahkan Dimitar Berbator saat dibeli MU dari Tottenham Hotspur pada 2008. "Saya tahu itu adalah harga yang tinggi, tapi saya yakin semuanya akan baik-baik saja. Saya akan mencoba yang terbaik seperti saya selalu lakukan," ujar Mata.
Ia kini ingin melihat ke depan untuk bertemu rekan-rekan barunya. "Wayne Rooney, Robin van Persie, Adnan (Januzaj), (Antonio) Valencia, Chicharito, (Danny) Welbeck ... mereka semua pemain tingkat atas dan saya akan mencoba untuk melakukan yang terbaik untuk tim," ucap Mata.
"Jelas untuk pemain seperti saya yang sedang mencoba untuk mencetak gol, membantu tujuan, dan menjadi pemain kreatif itu akan menjadi luar biasa bermain dengan orang-orang macam pemain."
"Saya pikir saya bisa bermain di tiga posisi di belakang striker. Saya bermain di sebelah kiri ketika saya tiba di Chelsea, musim ini saya telah bermain di kanan dan musim lalu, yang mungkin musim terbaik dalam karier saya, saya bermain di belakang striker. Tapi itu tidak masalah selama aku bermain," pungkasnya.(Bog)
Mata yang bisa memulai debutnya bersama MU ketika melawan Cardiff City pada 29 Januari mendatang mengaku terkejut dengan keputusan Chelsea yang melepasnya ke Old Trafford. "Jujur itu sedikit mengejutkan," tuturnya kepada MUTV seperti dilansir Goal, Minggu (26/1/2014).
"Tapi, saya harus mengatakan bahwa saya benar-benar berterima kasih kepada Chelsea, pemilik, semua orang yang bekerja di klub, dan para fans. Mereka memilih saya sebagai pemain terbaik dalam dua musim terakhir dan saya akan selalu berterima kasih."
"Mereka menakjubkan. Enam bulan terakhir yang sulit karena saya tak bermain sebanyak yang saya ingin. Saya mengerti itu adalah olahraga tim, jadi saya menghormati situasi itu," tambah Mata.
"Tapi, kesempatan untuk datang ke Manchester United adalah momen besar bagi saya untuk melanjutkan karier dan bergabung dengan klub besar lain."
Mata mengaku tak terbebani dengan nilai transfernya yang mengalahkan Dimitar Berbator saat dibeli MU dari Tottenham Hotspur pada 2008. "Saya tahu itu adalah harga yang tinggi, tapi saya yakin semuanya akan baik-baik saja. Saya akan mencoba yang terbaik seperti saya selalu lakukan," ujar Mata.
Ia kini ingin melihat ke depan untuk bertemu rekan-rekan barunya. "Wayne Rooney, Robin van Persie, Adnan (Januzaj), (Antonio) Valencia, Chicharito, (Danny) Welbeck ... mereka semua pemain tingkat atas dan saya akan mencoba untuk melakukan yang terbaik untuk tim," ucap Mata.
"Jelas untuk pemain seperti saya yang sedang mencoba untuk mencetak gol, membantu tujuan, dan menjadi pemain kreatif itu akan menjadi luar biasa bermain dengan orang-orang macam pemain."
"Saya pikir saya bisa bermain di tiga posisi di belakang striker. Saya bermain di sebelah kiri ketika saya tiba di Chelsea, musim ini saya telah bermain di kanan dan musim lalu, yang mungkin musim terbaik dalam karier saya, saya bermain di belakang striker. Tapi itu tidak masalah selama aku bermain," pungkasnya.(Bog)
Baca Juga:
Surat Juan Mata untuk Fans Chelsea
Persebaya 1927 Ingin Diakui, La Nyalla: Mereka Perusuh!
Kunci Sukses Li Na di Australia Terbuka
Kongres PSSI Dibayangi Demo Bonek, Gubernur Jatim Hadir
Misi Ganda Chelsea Saat Hadapi Stoke City
Advertisement