Antisipasi Dampak Bencana Alam, Gerindra Serukan 6 Perintah Aksi

Salah satu aksi di antaranya mewajibkan seluruh pengurus Partai Gerindra, serta kader dan relawan untuk membantu korban bencana alam.

oleh Oscar Ferri diperbarui 25 Jan 2014, 02:25 WIB
Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Aryo PS Djojohadikusumo mengeluarkan 6 perintah aksi bertajuk 'antisipasi dampak bencana alam' untuk para kader partainya. Perintah aksi itu dikeluarkan mengingat sejumlah bencana tengah menimpa beberapa wilayah di Indonesia.

"Melihat bencana alam yang terjadi hampir secara bersamaan di Indonesia, maka perlu saya keluarkan 6 perintah Partai Gerindra untuk membantu saudara-saudara kita," kata Aryo dalam keterangan tertulisnya yang diterima Liputan6.com, Jumat (24/1/2014).

Aryo menjelaskan, perintah yang pertama adalah mewajibkan seluruh pengurus Partai Gerindra, baik di tingkat pusat maupun daerah, serta kader dan relawan untuk membantu korban bencana alam. Tak terkecuali bencana banjir, longsor maupun erupsi gunung berapi.

"Ini dibutuhkan agar masyarakat tahu bahwa Partai Gerindra hadir dan selalu siap membantu kapanpun dan di manapun," kata Aryo.

Yang kedua, Aryo meminta agar korban dan kerusakan akibat bencana alam diinventarisasi. Pengurus, kader dan relawan juga diperintahkan untuk berkoordinasi dengan pemerintah, institusi negara dan komponen lainnya. "Kata kuncinya gotong royong," ujar Aryo.

Perintah ketiga, Ketua Umum Tunas Indonesia Raya (Tidar) itu juga meminta, para pengurus partai dan kader untuk memerhatikan anak-anak dan kaum perempuan yang menjadi korban bencana alam. Khusus untuk anak-anak, Aryo meminta agar program revolusi putih, yakni membagikan susu secara gratis, agar dilaksanakan.

"Karena kesehatan dan stamina anak-anak serta balita harus terus dijaga agar bisa terus tumbuh," kata Aryo.

Keempat, lanjut Aryo, pengurus Partai Gerindra diminta mengerahkan seluruh ambulan dan memberikan layanan medis gratis bagi korban bencana. Kader Gerindra diminta memberikan bantuan untuk korban bencana seperti obat-obatan, pakaian layak pakai, mie instan, dan air bersih yang harus disegerakan.

Keponakan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto itu juga meminta kader, pengurus, dan relawan untuk mengampanyekan Gerakan Sapu Bersih sebagai perintah poin terakhir. Gerakan tersebut adalah gerakan serentak untuk melakukan kerja bakti demi menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

"Kampanye Gerakan Sapu Bersih akan kita gemakan menjadi tradisi bersama, agar warga lebih peka dan peduli terhadap lingkungannya," kata Aryo. (Rmn)

Baca juga:

Gerindra Klaim Kalahkan PDIP di Facebook
Gerindra Berikan Bantuan Korban Banjir Jakarta
Gemira, Sayap Baru Gerindra

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya