27 Juni 1967: ATM Pertama di Dunia Mulai Beroperasi

Kehadiran ATM mengubah cara masyarakat mengakses uang tunai tanpa harus bergantung pada jam operasional bank.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 27 Juni 2026, 06:00 WIB
Ilustrasi ambil uang di ATM (Dok. Sebastian Ganso/Pixabay)

Liputan6.com, London - Bayangkan hidup di masa ketika setiap kali ingin mengambil uang tunai Anda harus datang ke bank dan mengantre di loket. Jika bank sudah tutup pada akhir pekan, satu-satunya pilihan adalah menunggu hingga hari kerja berikutnya.Situasi itu mulai berubah tepat pada 27 Juni 1967. Pada hari tersebut, Barclays Bank mengoperasikan mesin Automated Teller Machine (ATM) pertama di dunia di kantor cabangnya di Enfield, London Utara, Inggris. Kehadiran mesin ini menjadi tonggak penting yang membuka jalan bagi layanan perbankan yang dapat diakses kapan saja.

Dalam wawancaranya dengan BBC, John Shepherd-Barron, insinyur asal Skotlandia yang saat itu menjabat sebagai Managing Director De La Rue Instruments, anak perusahaan De La Rue yang mengembangkan teknologi untuk industri perbankan, menceritakan bahwa gagasan ATM berawal dari pengalaman pribadinya.

Pada 1965, Shepherd-Barron terlambat datang ke bank sehingga tidak sempat menarik uang tunai untuk kebutuhan akhir pekan. Malam harinya, saat sedang berendam di bak mandi, ia mendapat ide sederhana. Jika mesin penjual otomatis (vending machine) dapat mengeluarkan cokelat secara instan, mengapa bank tidak membuat mesin yang bisa mengeluarkan uang tunai?

Shepherd-Barron kemudian menawarkan konsep tersebut kepada Barclays Bank, yang langsung tertarik dan bekerja sama mengembangkan mesin ATM pertama.

Berbeda dengan ATM modern, mesin pertama ini belum menggunakan kartu plastik. Nasabah harus memasukkan voucher khusus yang dibeli di bank dan telah diresapi karbon-14 dalam kadar sangat rendah agar dapat dikenali oleh mesin. Setelah itu, nasabah memasukkan PIN empat digit. Jika data sesuai, mesin akan mengeluarkan uang tunai hingga senilai 10 pound sterling. Voucher tersebut kemudian ditahan oleh mesin sehingga tidak dapat digunakan kembali.

Karena saat itu ATM belum terhubung dengan jaringan komputer, seluruh proses pemeriksaan dilakukan langsung oleh mesin tanpa terhubung ke sistem bank.

Pengguna Pertama

ATM pertama Barclays turut memopulerkan penggunaan PIN (Personal Identification Number), yang kemudian menjadi standar keamanan dalam transaksi ATM dan kartu pembayaran di berbagai negara.

Awalnya, Shepherd-Barron ingin menggunakan PIN enam digit demi meningkatkan keamanan. Namun, saat meminta istrinya, Caroline, menghafalkan kombinasi angka tersebut, sang istri mengaku hanya mampu mengingat empat digit dengan mudah. Masukan sederhana itu membuat Shepherd-Barron mengubah rancangan PIN menjadi empat digit.

Pada hari peluncurannya, kantor Barclays di Enfield dipadati warga dan wartawan yang ingin menyaksikan teknologi baru tersebut.

Untuk menarik perhatian publik, Barclays mengundang aktor komedi Inggris Reg Varney sebagai orang pertama yang melakukan transaksi. Ia pun tercatat dalam sejarah sebagai orang pertama yang menarik uang tunai dari sebuah ATM.

Kini, lokasi bersejarah tersebut masih dikenang. Pada peringatan 50 tahun ATM pada 2017, Barclays memasang plakat peringatan dan mengecat mesin ATM di cabang Enfield dengan warna emas sebagai penghormatan terhadap tempat kelahiran salah satu inovasi terpenting dalam dunia perbankan modern.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya