Liputan6.com, Jakarta - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk membagikan dividen tunai dengan nilai maksimal Rp 300 miliar. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada Selasa, 23 Juni 2026.
Mengutip Keterbukaan Informasi BEI, Jumat (26/6/2026) dalam ringkasan risalah RUPSLB yang diumumkan Perseroan, pemegang saham menyetujui penggunaan sebagian saldo laba per 31 Desember 2025 untuk dibagikan sebagai dividen tunai kepada seluruh pemegang saham. Dana dividen tersebut berasal dari bagian saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya.
Advertisement
Perseroan menjelaskan bahwa saldo laba yang menjadi dasar pembagian dividen mengacu pada Laporan Keuangan Konsolidasian tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan. Audit tersebut tertuang dalam laporan Nomor 00129/2.1068/AU.1/02/0119 5/1/III/2026 yang diterbitkan pada 30 Maret 2026.
Berdasarkan keputusan rapat, jumlah dividen tunai yang akan dibagikan kepada pemegang saham ditetapkan maksimal sebesar Rp 300 miliar. Langkah ini menjadi bentuk apresiasi Perseroan kepada para investor sekaligus mencerminkan kondisi keuangan perusahaan yang memungkinkan dilakukannya distribusi laba kepada pemegang saham.
Selain menyetujui pembagian dividen, RUPSLB juga memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan untuk mengambil seluruh tindakan yang diperlukan dalam pelaksanaan pembagian dividen tersebut.
Wewenang tersebut mencakup pengaturan tata cara pembagian dan pembayaran dividen, penentuan jadwal pelaksanaan, hingga pengumuman tanggal-tanggal penting terkait pembayaran dividen kepada publik. Seluruh proses akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan persetujuan tersebut, investor kini menantikan pengumuman resmi Perseroan terkait besaran dividen per saham serta jadwal cum dividen, ex dividen, recording date, dan tanggal pembayaran dividen yang akan ditetapkan lebih lanjut oleh manajemen.
Kinerja MDKA 2025
Sebelumnya, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengumumkan kinerja keuangan 2025. Perseroan mencatat penurunan pendapatan dan rugi naik pada 2025.
Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) ditulis Rabu, (1/4/2026), PT Merdeka Copper Gold Tbk meraup pendapatan USD 1,89 miliar pada 2025, turun 15,3% dari periode sama tahun sebelumnya USD 2,23 miliar.
Beban pokok pendapatan susut 18,63% menjadi USD 1,67 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar USD 2,06 miliar. Namun, perseroan mencatat laba kotor naik 22,72% menjadi USD 216,42 juta pada 2025 dari 2024 sebesar USD 176,35 juta.
Perseroan mencatat pendapatan USD 1,89 miliar dan earning before interest, depreciation, and amortization (EBITDA) sebesar USD 373 juta pada 2025 didukung oleh kenaikan harga jual rata-rata (average selling price/ASP) emas sebesar 32%.
Selain itu, peningkatan produksi bijih nikel sebesar 44% YoY serta mencerminkan peningkatan skala operasi dan kemajuan signifikan proyek strategis perseroan.