Freelander 8 First Edition Mulai Menampakkan Diri

Freelander 8, SUV mewah hasil kolaborasi Jaguar Land Rover (JLR) dan Chery kini mulai diperlihatkan secara resmi kepada publik di Tiongkok

oleh Septian PamungkasDiterbitkan 24 Juni 2026, 16:19 WIB
Freelander 8 memiliki tampilan gagah dan mewah. (ArenaEV)

Liputan6.com, Jakarta - Kehadiran Freelander 8 First Edition di pasar global semakin nyata. Sejumlah unit SUV mewah hasil kolaborasi Jaguar Land Rover (JLR) dan Chery kini mulai diperlihatkan secara resmi kepada publik di Tiongkok.

Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa model legendaris asal Inggris yang kini berevolusi menjadi merek premium berteknologi ramah lingkungan akan segera melakoni debut resminya. Tak hanya mengusung desain modern, Freelander 8 First Edition juga menawarkan kombinasi teknologi elektrifikasi, kemampuan off-road, dan kemewahan yang menarik perhatian pecinta SUV.

Dilansir ArenaEV, Freelander 8 First Edition menjadi salah satu kendaraan hybrid paling menjanjikan di kelasnya berkat penggunaan teknologi Extended Range Electric Vehicle (EREV). Berbeda dengan model terdahulu, SUV ini mengandalkan sistem penggerak listrik yang didukung mesin bensin sebagai generator pengisi daya.

Freelander 8 First Edition dibangun menggunakan platform kelistrikan bertegangan tinggi 800V yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus mendukung proses pengisian daya lebih cepat.

Di sektor penyimpanan energi, SUV ini dibekali baterai produksi CATL berkapasitas 60,331 kWh yang telah mendukung teknologi pengisian cepat 6C. Dengan dukungan stasiun pengisian daya DC berkecepatan tinggi yang kompatibel, baterai tersebut mampu menerima daya hingga 350 kW.

Kemampuan tersebut memungkinkan Freelander 8 melaju sejauh 221 kilometer dalam mode listrik murni tanpa menggunakan bahan bakar sama sekali. Jarak ini cukup untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian tanpa menghasilkan emisi gas buang.

Ketika kapasitas baterai mulai berkurang, mesin bensin 1.5 liter turbocharged bertenaga 115 kW akan aktif secara otomatis. Namun, mesin ini tidak terhubung langsung ke roda penggerak, melainkan berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan listrik dan mengisi ulang baterai selama perjalanan.

Sebagai SUV berukuran besar dengan bobot kotor mencapai 3.495 kg, Freelander 8 First Edition tetap mengedepankan kemampuan melibas berbagai medan.

Mobil ini mengusung sistem kontrol traksi pintar i-ATS yang perangkat lunaknya dikembangkan langsung oleh Huawei. Teknologi tersebut dirancang untuk memberikan respons pengendalian yang lebih halus saat menghadapi permukaan jalan yang tidak rata.

Kemampuan off-road semakin diperkuat dengan kehadiran tiga locking differential yang terdiri dari pengunci mekanis di roda depan, electronic limited-slip differential di bagian belakang, serta virtual center lock.

Selain itu, Freelander 8 juga menggunakan sistem suspensi udara dual-chamber tertutup yang mampu menyesuaikan tinggi ground clearance secara otomatis sesuai kondisi medan yang dilalui. Teknologi ini membantu meningkatkan kenyamanan sekaligus menjaga stabilitas kendaraan saat berkendara di berbagai kondisi jalan.

Kelengkapan Lainnya

Masuk ke dalam kabin, Freelander 8 First Edition menawarkan pengalaman digital modern melalui penggunaan chipset Qualcomm Snapdragon 8397.

Chipset kelas flagship tersebut bertugas mengelola berbagai fungsi hiburan, layar digital, serta sistem kendali kendaraan secara cepat dan responsif. Kehadiran perangkat keras berperforma tinggi ini menjadi fondasi penting bagi pengalaman berkendara yang semakin terkoneksi.

Tak hanya itu, seluruh varian Freelander 8 juga telah dibekali sensor LiDAR 896-line yang ditempatkan di bagian atas kaca depan. Sensor radar laser ini terintegrasi dengan sistem bantuan pengemudi Huawei Qiankun ADS 5 untuk menghadirkan kemampuan persepsi lingkungan tiga dimensi secara akurat.

Teknologi tersebut memungkinkan kendaraan memantau kondisi lalu lintas di sekitarnya secara lebih presisi, sekaligus mendukung berbagai fitur keselamatan dan semi-otonom yang semakin canggih.

Untuk menghadirkan SUV premium berteknologi tinggi ini, JLR dan Chery menggelontorkan investasi besar. Kedua perusahaan dikabarkan berkomitmen menanamkan modal bersama hingga 12 miliar yuan atau sekitar Rp27 triliun guna membangun fasilitas produksi dan infrastruktur pendukungnya.

Meski harga resmi Freelander 8 First Edition belum diumumkan, respons pasar di Tiongkok disebut sangat positif. Sejumlah laporan menyebutkan pesanan awal telah mengalir cukup deras sebagai upaya konsumen mengamankan slot produksi pertama.

Dengan perpaduan karakter SUV Inggris, teknologi EREV yang fleksibel, kemampuan off-road mumpuni, serta dukungan ekosistem digital Huawei, Freelander 8 First Edition berpotensi menjadi salah satu pemain paling menarik di segmen SUV off-roader mewah elektrifikasi dalam beberapa tahun ke depan.

Reporter: Muhammad Ridwan Maulana

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya