Liputan6.com, Jakarta - Perkedel daging merupakan salah satu lauk favorit masyarakat Indonesia yang cocok disajikan bersama nasi hangat, soto, hingga sup. Bagi siapapun, utamanya yang sedang mencari efisiensi di dapur, cara bikin perkedel daging pakai blender bisa menjadi salah satu referensi memasak menarik dicoba. Dengan memanfaatkan blender, proses penghalusan kentang, bumbu, dan daging menjadi lebih efisien sehingga cocok untuk keluarga yang memiliki aktivitas padat.
Tak perlu khawatir rasa perkedel jadi berbeda meski proses memasak lebih cepat. Dengan metode memasak yang benar, Anda tetap bisa menghasilkan sajian dengan tekstur lembut dan cita rasa gurih yang menggugah selera. Yuk simka cara bikin perkedel daging pakai blender dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber.
Advertisement
Bahan-Bahan untuk Bikin Perkedel Daging
Bahan Utama:
- Kentang: 500 gram, disarankan memilih jenis yang tidak terlalu berair.
- Daging: 150-200 gram daging sapi giling. Jika menggunakan daging sapi utuh, siapkan potongan kecil sejumlah 150-200 gram untuk memudahkan proses penghalusan.
Bumbu Halus (dihaluskan dengan blender):
- 4-7 siung bawang putih.
- 5 siung bawang merah.
- 1/2 butir pala.
- 1/2 sendok teh lada bubuk (atau lada butiran untuk dihaluskan bersama bumbu lainnya).
Bumbu dan Bahan Lain:
- 1-2 batang daun bawang, iris tipis.
- 1 batang seledri, iris tipis (opsional).
- 1 sendok teh garam.
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk (opsional).
- 1 butir telur ayam (untuk adonan).
- 1 butir telur ayam (untuk pelapis sebelum digoreng).
- Minyak goreng secukupnya.
Langkah Mudah Membuat Perkedel Daging Pakai Blender
1. Persiapan Kentang
Kupas kentang, potong-potong, lalu cuci bersih. Goreng kentang dalam minyak panas hingga matang dan empuk. Menggoreng kentang membantu mengurangi kadar airnya. Angkat, tiriskan, kemudian haluskan selagi panas menggunakan ulekan atau potato masher. Sisihkan.
2. Menghaluskan Bumbu dengan Blender
Masukkan bawang putih, bawang merah, pala, dan lada butiran (jika digunakan) ke dalam blender. Tambahkan sedikit minyak atau air bila diperlukan untuk membantu proses penghalusan. Haluskan bumbu hingga benar-benar lembut.
3. Menyiapkan Daging
Jika Anda menggunakan daging sapi utuh, potong kecil-kecil dan haluskan dengan blender hingga menjadi daging giling. Pastikan blender Anda cukup kuat dan tidak diisi terlalu penuh. Panaskan sedikit minyak, tumis daging giling hingga berubah warna dan matang. Pastikan air dari daging menyusut habis agar adonan tidak lembek. Angkat dan sisihkan.
4. Mencampur Adonan Perkedel
Dalam wadah besar, campurkan kentang halus, daging giling yang sudah ditumis, bumbu halus yang sudah diblender, irisan daun bawang, irisan seledri (jika dipakai), garam, dan kaldu bubuk. Tambahkan 1 butir telur ke dalam adonan. Aduk rata semua bahan hingga tercampur sempurna dan adonan bisa dibentuk.
5. Membentuk Perkedel
Ambil adonan secukupnya, lalu bentuk bulat pipih. Lakukan hingga semua adonan habis.
6. Pendinginan (Opsional)
Diamkan adonan perkedel yang sudah dibentuk di dalam kulkas selama kurang lebih 30 menit. Langkah ini akan membantu adonan lebih terikat kuat dan tidak mudah hancur saat digoreng.
7. Menggoreng Perkedel
Kocok lepas 1 butir telur untuk pelapis. Panaskan minyak goreng dalam jumlah cukup banyak dengan api sedang. Celupkan perkedel satu per satu ke dalam kocokan telur hingga seluruh permukaannya terbalur rata. Goreng perkedel dalam minyak panas hingga berwarna kuning kecoklatan dan matang. Balik perkedel sekali saja agar tidak mudah hancur. Angkat dan tiriskan. Perkedel daging siap disajikan.
Kunci Menggoreng Perkedel Daging Anti Hancur
Salah satu tantangan umum saat membuat perkedel adalah adonan yang mudah hancur saat digoreng. Namun, dengan beberapa kiat sederhana, Anda bisa memastikan perkedel daging buatan Anda tetap utuh dan sempurna.
- Pilih Kentang yang Tepat: Gunakan kentang dengan kadar air yang sedikit. Menggoreng kentang daripada merebusnya dapat membantu mengurangi kadar air berlebih.
- Pastikan Daging Kering: Tumis daging giling hingga airnya benar-benar menyusut sebelum dicampurkan ke dalam kentang. Daging yang masih berair dapat membuat adonan menjadi lembek dan sulit dibentuk.
- Jangan Terlalu Banyak Telur dalam Adonan: Penggunaan telur berlebihan dalam adonan dapat membuat perkedel terlalu lembek. Gunakan secukupnya untuk mengikat adonan agar tidak pecah.
- Gunakan Telur sebagai Pelapis: Celupkan perkedel ke dalam kocokan telur (putih telur lebih disarankan karena membuat perkedel lebih kaku) sebelum digoreng. Lapisan telur ini akan membantu menjaga bentuk perkedel.
- Dinginkan Adonan: Setelah dibentuk, diamkan perkedel di kulkas selama 30 menit. Proses pendinginan ini akan membuat adonan lebih padat dan tidak mudah hancur saat bersentuhan dengan minyak panas.
- Minyak Panas dan Api Sedang: Goreng perkedel dalam minyak yang sudah benar-benar panas dengan api sedang. Hindari membolak-balik perkedel terlalu sering, cukup balik sekali saja hingga kedua sisi matang merata.
Pertanyaan Seputar Cara Bikin Perkedel Daging Pakai Blender
1. Apa fungsi blender dalam pembuatan perkedel daging ini?
Blender digunakan untuk menghaluskan bumbu-bumbu seperti bawang putih, bawang merah, pala, dan lada. Selain itu, blender juga dapat digunakan untuk menghaluskan daging sapi jika tidak menggunakan daging giling, sehingga prosesnya lebih praktis.
2. Mengapa kentang sebaiknya digoreng daripada direbus untuk perkedel?
Menggoreng kentang membantu mengurangi kadar airnya secara signifikan. Hal ini membuat adonan perkedel menjadi lebih padat dan tidak mudah hancur saat digoreng, menghasilkan tekstur yang lebih baik.
3. Bagaimana cara mencegah perkedel daging agar tidak hancur saat digoreng?
Beberapa tips meliputi menggunakan kentang dengan kadar air sedikit, menumis daging hingga benar-benar kering, tidak menggunakan terlalu banyak telur dalam adonan, melapisi perkedel dengan kocokan telur sebelum digoreng, serta mendinginkan adonan di kulkas selama 30 menit agar lebih padat.
4. Berapa lama perkedel digoreng?
Sekitar 3 hingga 5 menit per sisi atau hingga berwarna kuning keemasan.