Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mendorong Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan (Pemprov Papeg) menanam pohon untuk menjaga kelestarian kawasan hutan di daerah tersebut.
Hal itu disampaikan saat Dewan Penasihat Ahli Indonesia’s Folu Net Sink 2030 Kemenhut RI Ruanda Agung Sigardiman menyerahkan secara simbolis bibit pohon kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan (DLHKP) Papua Pegunungan Lince Kogoya di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
Advertisement
Ruanda mengatakan, menanam pohon sangat baik dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan terutama di Indonesia.
"Penyerahan tanaman atau pohon secara simbolis itu bertujuan mendorong pemerintah daerah di Papua Pegunungan untuk menjaga kelestarian kawasan hutan, semakin banyak pohon yang ditanam maka hutan akan semakin baik serta menambah tutupan-tutupan hutan di Papua Pegunungan," ujar Ruanda, melansir Antara, Selasa (23/6/2026).
Dia menjelaskan, sesuai laporan Gubernur Papua Pegunungan John Tabo, kawasan hutan di Papua Pegunungan sudah diubah fungsi untuk membangun kawasan perkantoran, permukiman warga sehingga banyak hutan yang telah digunduli.
"Oleh sebab itu melalui program Indonesia’s Folu Net Sink 2030 salah satu kegiatan utamanya untuk menambah tutupan hutan atau memperbanyak kayu atau pohon supaya kawasan hutan di Papua Pegunungan ini tetap terjaga baik," ucap Ruanda.
Akui Hutan Papua Pegunungan jadi Salah Satu Banteng
Ruanda mengakui hutan di Papua Pegunungan menjadi salah satu 'benteng' dalam menyukseskan program penurunan emisi gas rumah kaca.
"Papua Pegunungan dan Pulau Papua secara umum manfaatnya dalam penurunan gas karbon emisi rumah kaca sangat besar. Kalau saya bilang hutan Papua secara keseluruhan adalah the last warrior bagi stok karbon Indonesia karena tutupan hutannya masih di atas 70 persen," ucap dia.
Ruanda menambahkan, di Pulau Jawa yang padat penduduk atau 60 persen penduduk Indonesia berada di Pulau Jawa tutupan hutannya menyisakan 18 persen.
"Dengan kondisi seperti ini produksi oksigen di Pulau Jawa itu sangat kurang untuk jumlah penduduk yang begitu banyak. Kalimantan sudah mulai berkurang," kata dia.
"Sumatera karena sering terjadi kebakaran menyebabkan tutupan hutannya pun mulai berkurang, maka Papua menjadi harapan Indonesia untuk tetap menjaga tutupan hutannya," jelas Ruanda.