Banjir Melanda Sepuluh Kecamatan di Bojonegoro

Ribuan rumah terendam banjir di sepuluh kecamatan kabupaten Bojonegoro Jawa Tengah. Pemda setempat belum memperhatikan hal itu.

oleh Liputan6Diterbitkan 12 Februari 2001, 20:41 WIB
Liputan6.com, Bojonegoro: Ribuan rumah terendam banjir akibat meluapnya Sungai Bengawan Solo di sepuluh kecamatan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Tengah, baru-baru ini. Banjir mulai terasa sejak Sabtu pekan silam, karena hujan mengguyur deras selama dua hari. Banjir paling parah melanda tujuh kecamatan yakni, Legok Wetan, Kecamatan Legok Kulon, Terucuk, Kalitidu, Meraho, Banjer, dan Kapas.

Menurut pengamatan SCTV, di tujuh kecamatan tersebut, air mencapai ketinggian hingga 1,5 meter. Kendati begitu, warga belum mengungsi ke tempat yang aman. Pasalnya, warga lebih memilih mengamankan harta benda miliknya dibanding harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Menurut warga, beberapa kecamatan tersebut memang sudah sering menjadi langganan banjir, bila musim penghujan tiba. Selain daerahnya rendah, kawasan ini dilintasi Sungai Bengawan Solo. Bahkan menurut warga, musibah itu adalah yang terbesar sejak tujuh tahun belakangan ini. Pada 1994, banjir serupa juga pernah terjadi dengan ketinggian air mencapai dua meter.

Para warga mengkhawatirkan, apabila hujan kembali turun maka banjir akan lama surutnya. Warga juga mengeluh, kendati sudah dua hari terendam banjir, Pemerintah Daerah setempat belum juga mengatasi musibah tersebut. Biasanya, Pemda cepat menurunkan Satuan Penanggulangan Bencana bila banjir datang.(ANS/Hasan Sentot)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya