Chip Apple M6 Diprediksi Debut Lebih Cepat dari Dugaan, Tiga Produk Mac Kebagian Duluan

Apple disebut meluncurkan chip M6 akhir 2026 bersama MacBook Ultra berlayar sentuh OLED. Kira-kira produk Mac apa saja yang kebagian chip baru ini?

oleh YusliansonDiterbitkan 23 Juni 2026, 10:00 WIB
MacBook Pro 14 Inci M5. (Doc: Apple)

Liputan6.com, Jakarta - Rumor tentang chipset baru Apple, M6 series, mulai ramai diperbincangkan dengan jadwal peluncuran pada musim gugur 2026.

Kabar terbaru menyebutkan, raksasa teknologi berbasis di Cupertino tersebut tengah mempersiapkan laptop high-end generasi baru, bukan sekadar update MacBook Pro biasa.

Laptop diduga bernama MacBook Ultra itu kabarnya hadir dengan desain jauh lebih ambisius, mulai dari layar sentuh, panel OLED, hingga Dynamic Island, sebagaimana dikutip dari MacRumors, Selasa (23/6/2026).

Fitur MacBook Ultra ini terasa seperti iPhone, tetapi memiliki ukuran layar dan tambahan keyboard fisik.

Jika kabar ini benar, maka hal ini akan menjadi pergeseran terbesar Apple dalam desain lini laptop mereka sejak Touch Bar diumumkan.

Dari sisi chip digunakan, MacBook Ultra diprediksi menggunakan chip baru dari keluarga M6, yang kemungkinan adalah M6 Pro atau M6 Max.

Belum ada konfirmasi resmi soal spesifikasi lengkap laptop baru Apple ini, tetapi mengacu pola peluncuran Apple sebelumnya, chip kelas atas ini selalu hadir berdampingan dengan lini flagship perusahaan.

Namun, tidka menutup kemungkinan lini MacBook Pro baru juga hadir dengan peningkatan spesifikasi chipset M6, M6 Pro, dan M6 Max.

Rumor soal jadwal chip M6 juga diperkuat oleh laporan Mark Gurman dari Bloomberg. Ia sempat memberi sinyal chip M6 dapat hadir lebih cepat dari perkiraan banyak orang, meski MacBook Pro atau MacBook Ultra diprediksi baru meluncur menjelang akhir tahun.

Selain MacBook, beberapa perangkat lain juga masuk daftar kandidat penerima chip M6. iMac, Mac mini, dan Mac Studio menjadi nama cukup masuk akal karena belum mendapat pembaruan ke chip M5.

Sementara itu, iPad Pro tampaknya belum menjadi kandidat kuat untuk pembaruan tahun ini. Apple biasanya memberi jeda lebih panjang untuk lini iPad Pro, terutama setelah pembaruan besar pada generasi sebelumnya.

iPhone 18 Pro Dipastikan Lebih Mahal dari iPhone 17 Pro

Apple telah mengonfirmasi harga iPhone 18 Pro akan naik tahun ini. Kabar ini diungkap oleh CEO Apple Tim Cook saat wawancara dengan The Wall Street Journal.

Saat itu, Tim Cook mengakui perusahaan tidak bisa lolos dari lonjakan harga chip memori global yang tengah melanda industri elektronik.

CEO Apple Tim Cook mengakui perusahaan tidak kebal dari kenaikan harga RAM dan storage. Saat ditanya perangkat apa saja yang akan terdampak dan kapan kenaikan harga berlaku, Cook menjawab, “Kami masih mengerjakannya.”

Pernyataan itu langsung mengarah ke iPhone 18 Pro. Pasalnya, HP flagship Apple tersebut diperkirakan akan memakai komponen memori lebih mahal di tengah lonjakan permintaan dari industri pusat data AI.

Akar masalah kenaikan memori terjadi karena produsen besar seperti Samsung Electronics dan Micron Technology semakin fokus memproduksi chip untuk server AI.

Kondisi ini menekan pasokan komponen untuk perangkat konsumen, termasuk smartphone, laptop, dan tablet.

Firma riset TechInshight, dikutip The Wall Street Journal, Sabtu (20/6/2026), memproyeksikan harga RAM dan storage naik sekitar empat kali lipat pada musik gugur 2026 dibandingkan tahun lalu. 

Sebagai gambaran, Apple disebut membayar sekitar USD 39 untuk RAM 12GB di iPhone 17 Pro. Pada iPhone 18 Pro, biaya yang sama diperkirakan melonjak menjadi USD 145.

Biaya penyimpanan juga ikut naik. Komponen flash storage 256GB yang sebelumnya diperkirakan menelan biaya USD 13 di iPhone 17 Pro dapat meningkat menjadi USD 51 untuk iPhone 18 Pro.

Jika seluruh komponen dihitung, biaya produksi dasar iPhone 17 Pro diperkirakan berada di kisaran USD 582. Untuk iPhone 18 Pro, biaya tersebut dapat naik sekitar 25 persen menjadi USD 726.

Kisaran Harga iPhone 18 Pro

TechInsights memperkirakan iPhone 17 Pro dengan harga USD 1.099 memberi margin kotor sekitar 47 persen untuk Apple. Untuk mempertahankan margin serupa, Apple perlu menjual iPhone 18 Pro di kisaran USD 1.371.

Namun, The Wall Street Journal menilai Apple kemungkinan memilih harga yang lebih sederhana secara struktur, yakni mulai dari USD 1.299. Angka ini tetap membuat margin Apple turun ke sekitar 44 persen.

Kenaikan harga bisa lebih besar jika Apple benar-benar membawa sistem kamera baru. Analis Ming-Chi Kuo sebelumnya menyebut komponen kamera baru iPhone 18 Pro dapat membuat biaya Apple naik sekitar 50 persen dibanding generasi sebelumnya.

Dengan tambahan biaya tersebut, harga awal iPhone 18 Pro diperkirakan bisa mencapai USD 1.399 atau lebih tinggi. Artinya, model Pro generasi baru berpotensi naik USD 200 hingga USD 300 dari iPhone 17 Pro.

Sementara itu, iPhone 18 Pro Max kemungkinan tetap berada USD 100 di atas harga model Pro, mengikuti pola harga saat ini. Lini iPhone 18 Pro juga diperkirakan hadir bersama iPhone lipat pertama Apple yang disebut-sebut memakai nama iPhone Ultra, dengan harga awal sekitar USD 2.000.

Meski begitu, seluruh angka ini masih berupa estimasi. Apple belum mengumumkan harga resmi iPhone 18 Pro, sehingga kepastian baru akan terlihat saat perusahaan memperkenalkan lini iPhone terbaru pada September mendatang. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya