IHSG Diprediksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham 22 Juni 2026

Berikut prediksi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rekomendasi saham pada perdagangan saham Senin, (22/6/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 22 Juni 2026, 07:28 WIB
Layar monitor menunjukkan pergerakan pasar saham di lantai Bursa Efek Indonesia menjelang aktivitas perdagangan. (BAY ISMOYO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang naik pada perdagangan saham Senin, (22/6/2026). IHSG hari ini akan menguji 6.328-6.545. Lalu bagaimana rekomendasi saham-nya?

IHSG naik 0,08% menjadi 6.177, dan disertai dengan munculnya volume pembelian pada perdagangan Jumat, 19 Juni 2026. Pada timeframe weekly, IHSG menguat 2,82% dan masih didominasi oleh volume pembelian meskipun mengecil.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [iv] dan wave 3 dari wave c. “Hal tersebut berarti, IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji 6.328-6.545. Namun demikian, cermati area koreksi terdekat pada rentang 6.127-6.161,” kata dia.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.784,5.594 dan level resistance 6.286,6.459 pada Senin pekan ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan resistance 6.170-6.400. "Potensi koreksi menghantui pergerakan pasar hari ini,” demikian seperti dikutip.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), dan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM).

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi Teknikal

Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) - Buy on Weakness

Saham BUVA menguat 2,35% ke 870 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi BUVA saat ini sedang berada di akhir wave A dari wave (A),” kata dia.

Buy on Weakness: 710-820

Target Price: 1.115, 1.215

Stoploss: below 685

 

2.PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) - Buy on Weakness

Saham EMAS menguat 3,17% ke 7.325 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, pergerakannya pun masih mampu berada di atas MA20. “Kami perkirakan, posisi EMAS saat ini berada pada bagian awal dari wave [C] dari wave {B},” ujar dia.

Buy on Weakness: 7.125-7.300

Target Price: 7.975, 8.475

Stoploss: below 7.000

 

 

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

3.PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA) - Buy on Weakness

Saham ESSA terkoreksi 1,54% ke 640 dan didominasi oleh tekanan jual, meskipun volume cenderung turun, tetapi pergerakannya berada di bawah MA20. “Saat ini, posisi ESSA diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave (B) dari wave [Y],” kata dia.

Buy on Weakness: 605-630

Target Price: 710, 765

Stoploss: below 585

 

4.PT Gudang Garam Tbk (GGRM) - Trading Buy

Saham GGRM menguat 5,89% ke 16.625 dan disertai dengan tingginya volume pembelian, pergerakan GGRM pun mampu berada di atas moving average (MA) harian 20. “Kami perkirakan, posisi GGRM saat ini membentuk bagian dari wave D dari wave (B) pada pola triangle,” tutur dia.

Trading Buy: 16.125-16.575

Target Price: 17.125, 17.300

Stoploss: below 15.750

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya