KA Menabrak Bus di Jember, Tujuh Tewas

Tujuh orang tewas ketika Bus Akas Asri yang ditumpangi ditabrak KA Mutiara Timur di pintu lintasan di Desa Garahan, Jember, Jatim. Insiden diduga terjadi karena penjaga pintu lintasan KA tak menutup pintu.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 26 Mei 2004, 14:34 WIB
Tujuh orang tewas ketika Bus Akas Asri yang ditumpangi ditabrak KA Mutiara Timur di pintu lintasan di Desa Garahan, Jember, Jatim.

Liputan6.com, Jember: Kereta Api Mutiara Timur jurusan Surabaya-Banyuwangi menabrak Bus Akas Asri di Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember, Jawa Timur, Rabu (26/5), sekitar pukul 03.15 WIB. Tujuh penumpang bus tewas. Sebanyak 21 penumpang bus lainnya juga cedera. Saat ini mereka dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah dokter Soebandi, Jember. Informasi yang dihimpun SCTV di lokasi kejadian menyebutkan, insiden diduga terjadi karena penjaga pintu lintasan kereta api tidak menutup pintu. Ketika bus yang berangkat dari Denpasar, Bali, menuju Jember itu melintas di pintu lintasan, KA Mutiara Timur lewat. Tabrakan tak terhindarkan. Enam orang tewas di tempat kejadian, termasuk Munarso, pengemudi Bus Akas Asri. Seorang lainnya tewas dalam perjalanan. Saat ini, polisi masih meminta keterangan dari Muhaeri, pegawai harian PT Kereta Api Indonesia yang bertugas menjaga pintu lintasan KA saat kecelakaan terjadi. Pejabat Hubungan Masyarakat PT KAI Daerah Operasi IX Mulyono mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih meneliti peristiwa tersebut. Direktur Operasi PT Jasa Raharja (Persero) Hamka Santri Anom menegaskan, seluruh korban penumpang bus Akas akan mendapat santunan. Setiap keluarga korban yang meninggal dunia akan memperoleh uang sebesar Rp 10 juta, sementara korban yang luka akan mendapat Rp 5 juta. Menurut rencana, PT Jasa Raharja akan memberikan seluruh santunan pekan mendatang. Siang tadi, tiga jenazah sudah diambil pihak keluarga untuk dimakamkan. Berdasarkan data yang diterima SCTV, rupanya pekan silam, kereta api yang sama juga menabrak mobil angkutan pedesaan di pintu lintasan di Desa Laban Asem, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Jatim. Insiden ini menewaskan tujuh penumpang angkutan pedesaan. Delapan penumpang lainnya juga terluka berat. Sebagian besar penumpang adalah warga Kecamatan Kabat. Musibah seperti ini bukanlah kasus pertama di Indonesia. Bahkan sembilan hari silam, insiden serupa terjadi di Kecamatan Sunggal Deli Serdang, Sumatra Utara [baca: Kereta Api Menabrak Truk, Tiga Orang Tewas]. Sebuah kereta api penumpang jurusan Medan-Binjai, menabrak sebuah truk kontainer di persimpangan jalan. Tiga orang tewas tertimpa truk, sedangkan seorang lagi luka-luka dalam kecelakaan ini. Sementara sopir truk kontainer menghilang dan masih diburu polisi.(SID/Agus Ainul Yakin) Berikut empat dari tujuh nama korban yang meninggal dunia:

  1. Munarso (sopir Bus Akas)
  2. M. Sair (kondektur Bus Akas)
  3. Sukeri (penumpang Bus Akas)
  4. Moch. Saeri

Daftar nama korban yang terluka parah:

  1. Mahfud Efendi
  2. Suyitno
  3. Nur Salim
  4. Sugeng
  5. Sugiyanto
  6. Anang
  7. Mischan W.
  8. Slamet (asal Probolinggo)
  9. Slamet (Jombang)
  10. Adi Siswanto
  11. Buang Sukasman
  12. Kuswanto
  13. M. Ridwan
  14. Jumadi Santoso
  15. Yasmi
  16. Amat
  17. Ali Wafa
  18. Kasiadi
  19. Yainul Arifin
  20. Abd. Rochim
  21. Djumadi

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya