9 Pohon Buah yang Cocok Ditanam sebagai Warisan untuk Anak Cucu, Harga Jual Buah Mahal

Investasikan masa depan dengan menanam 9 pohon buah yang cocok dijadikan warisan untuk anak cucu. Temukan jenis pohon bernilai ekonomi tinggi.

oleh Mabruri Pudyas SalimDiterbitkan 18 Juni 2026, 15:20 WIB
Ilustrasi pohon buah yang cocok ditanam sebagai warisan untuk anak cucu, pohon manggis (sumber: Wikimedia Commons)

Liputan6.com, Jakarta - Membeli emas atau properti memang cara umum untuk berinvestasi. Namun, pernahkah Anda berpikir bahwa menanam pohon buah bisa menjadi warisan hidup yang tak kalah berharga? Bayangkan, puluhan tahun dari sekarang, anak cucu Anda bisa memanen buah-buahan mahal dari pohon yang Anda tanam hari ini. Ini adalah investasi hijau yang keuntungannya bukan hanya materi, tetapi juga lingkungan dan kenangan.

Selain memberikan keuntungan finansial, menanam pohon buah juga berkontribusi pada kemandirian pangan keluarga dan kelestarian lingkungan. Investasi hijau ini dianggap lebih stabil karena pertumbuhan biologisnya tidak dapat dimanipulasi oleh spekulasi pasar.

Berikut adalah 9 pohon buah yang cocok ditanam sebagai warisan untuk anak cucu, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (18/6/2026).

 

1. Durian

Ilustrasi Pohon Durian/Gemini AI

Durian dijuluki sebagai Raja Buah dengan cita rasa khas yang sangat diminati di Indonesia. Pohon durian berkualitas mampu menghasilkan buah dengan nilai tinggi yang terus bertambah seiring waktu pertumbuhannya, dengan waktu berbuah sekitar 4–8 tahun dan usia produktif yang mencapai puluhan hingga ratusan tahun.

Keunggulan utama dari menanam durian adalah harga jualnya yang stabil tinggi, permintaan ekspor yang besar, serta usia pohon yang sangat panjang. Untuk hasil maksimal, disarankan menggunakan bibit unggul bersertifikat dan menginvestasikan waktu untuk perawatan rutin agar pohon tumbuh optimal sebagai warisan keluarga.

2. Manggis

Pohon Buah Tahan Genangan yang Cocok untuk Area Persawahan (AI Generated)

Manggis disebut sebagai Ratu Buah karena rasa manis-asam yang segar serta kandungan antioksidan xanthone yang tinggi pada kulitnya. Tanaman ini membutuhkan waktu sekitar 5–10 tahun untuk mulai berbuah dan mampu bertahan dalam usia produktif hingga puluhan tahun.

Keunggulan menanam manggis terletak pada harga jual yang stabil dan permintaan ekspor yang masih sangat terbuka lebar, termasuk ke pasar Tiongkok. Pohon ini sangat cocok ditanam di lahan yang memiliki tingkat keteduhan cukup dan kelembaban yang optimal untuk menunjang pertumbuhannya.

3. Alpukat

Cara Membuat Pohon Alpukat Stres agar Cepat Berbuah (Foto: Gemini AI)

Alpukat merupakan investasi jangka panjang yang menjanjikan, mengingat pohonnya memiliki masa hidup yang panjang, yakni antara 50 hingga 100 tahun. Tanaman ini mulai berbuah dalam rentang waktu 3–5 tahun setelah ditanam dan permintaannya terus meningkat seiring tren gaya hidup sehat.

Kandungan lemak sehat dalam alpukat menjadikannya primadona dalam konsumsi harian masyarakat. Selain permintaan pasar yang stabil dan terus naik, alpukat memiliki keunggulan berupa perawatan yang relatif mudah dibandingkan pohon buah premium lainnya.

4. Mangga

Cara Membuat Pohon Mangga Berbuah di Luar Musim. (Foto: AI)

Mangga adalah pohon buah yang sangat adaptif terhadap iklim tropis Indonesia dan mampu hidup hingga lebih dari 100 tahun. Tanaman ini mulai berbuah pada usia 4–6 tahun, di mana produktivitas pohon justru cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya usia pohon tersebut.

Pohon mangga memiliki keunggulan berupa masa hidup yang sangat panjang, perawatan yang tergolong mudah, serta permintaan pasar yang selalu tinggi. Varietas unggul seperti Arumanis, Gedong Gincu, atau Harum Manis sangat direkomendasikan untuk ditanam sebagai aset masa depan.

5. Kelapa

Seorang pria memanjat pohon kelapa untuk mengambil air nira di desa Taman Jaya, Sukabumi, Jawa Barat (24/06). Gula kelapa atau gula merah ini dijual dengan harga Rp 10 ribu/kg. (Merdeka.com/Arie Basuki)

Kelapa dijuluki pohon seribu guna karena hampir seluruh bagiannya, mulai dari daging buah, air, hingga tempurung dan seratnya, memiliki nilai manfaat ekonomi. Pohon ini mulai berbuah dalam 5–6 tahun dan memiliki masa produktif yang sangat lama, yaitu antara 60 hingga 100 tahun.

Sebagai salah satu produsen terbesar dunia dengan nilai ekspor produk kelapa mencapai USD 1,5 miliar, kelapa menawarkan pasar yang sangat luas. Tanaman ini memiliki keunggulan tahan terhadap cuaca ekstrem, sehingga cocok dijadikan investasi jangka panjang bagi anak cucu.

6. Rambutan

Pohon Rambutan Antalagi (Gemini AI)

Rambutan merupakan buah favorit masyarakat Indonesia yang memiliki rasa manis menyegarkan dengan pohon yang mampu hidup hingga 50–100 tahun. Tanaman ini mulai berbuah dalam waktu 5–7 tahun dan mampu menghasilkan panen yang produktif setiap musimnya.

Perawatan pohon rambutan tergolong mudah, sehingga sangat cocok untuk ditanam di pekarangan rumah sebagai warisan hidup. Disarankan untuk melakukan pemangkasan cabang secara rutin dan pemberian pupuk menjelang musim buah guna menjaga hasil panen tetap melimpah.

7. Matoa

Pohon buah matoa (Wikimedia Commons)

Matoa adalah buah khas Papua yang kini semakin populer secara nasional dan memiliki harga jual premium di pasaran. Pohon ini mulai berbuah dalam waktu 5–6 tahun dan mampu memberikan hasil produktif selama puluhan tahun.

Cita rasa unik yang merupakan perpaduan antara rambutan dan kelengkeng menjadi nilai jual utama dari buah matoa. Selain nilai ekonominya yang tinggi, pohon ini masih jarang memiliki pesaing di pasaran sehingga sangat menjanjikan untuk dibudidayakan.

8. Nangka

Ilustrasi pohon nangka. (Foto oleh Xuân Thống Trần: https://www.pexels.com/id-id/foto/buah-buahan-pohon-nangka-13654840/)

Nangka menawarkan nilai ekonomi ganda karena buah matang dapat dijual segar, sedangkan buah muda sangat laris sebagai bahan utama sayuran. Varietas unggul nangka bahkan bisa mulai berbuah pada usia 1 hingga 5 tahun, menjadikannya salah satu pohon buah yang cukup cepat produktif.

Pohon nangka dikenal sebagai tanaman yang sangat kuat dan mampu bertahan dalam berbagai kondisi lingkungan. Untuk hasil terbaik, Anda dapat memilih varietas nangka mini atau nangka madu yang memiliki kualitas buah unggul untuk anak cucu.

9. Sawo

Ide Pohon Kecil yang Rimbun Tapi Akar Tetap Aman untuk Rumah Model Pohon Sawo/ Ilustrasi gambar oleh AI

Sawo adalah tanaman buah yang sangat tangguh karena tahan terhadap kondisi cuaca panas dan kering. Tanaman ini mulai berbuah pada usia 5–7 tahun dan memiliki masa produktif yang sangat panjang, sehingga dapat memberikan penghasilan berkelanjutan.

Salah satu keunggulan sawo adalah kemampuannya untuk panen hampir sepanjang tahun jika dirawat dengan disiplin. Penggunaan pupuk organik dan penyiraman rutin menjadi kunci utama untuk meningkatkan kualitas buah agar tetap layak jual tinggi.

Pertanyaan Seputar Pohon Buah Warisan

Q: Apakah pohon buah bisa diwariskan secara hukum?

A: Secara hukum, pohon buah adalah bagian dari aset kebun atau tanah yang dapat diwariskan sesuai aturan pertanahan dan hukum waris di Indonesia.

Q: Berapa lama pohon buah warisan bisa bertahan?

A: Tergantung jenisnya. Mangga dan kelapa bisa mencapai 100 tahun, durian dan rambutan hingga puluhan tahun. Dengan perawatan baik, usia produktifnya sangat panjang.

Q: Apa keuntungan menanam pohon buah untuk anak cucu?

A: Selain nilai jual buah yang tinggi dan berkelanjutan, pohon buah memberikan manfaat ekologis (penghijauan, penyerapan karbon) dan nilai sentimental sebagai warisan keluarga.

Q: Bagaimana memilih bibit yang tepat?

A: Pilih bibit unggul bersertifikat dari balai pertanian atau penjual terpercaya. Bibit hasil sambung (vegetatif) biasanya lebih cepat berbuah daripada bibit biji.

Q: Bisakah pohon buah ditanam di lahan sempit untuk warisan?

A: Bisa! Beberapa pohon seperti jambu air, alpukat, atau nangka mini bisa ditanam di pekarangan atau bahkan dalam pot besar (tabulampot) sebagai warisan keluarga.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya