Persib Bandung Juara BRI Super League 2025/2026 Bukan Hanya Hoki, Bojan Hodak Bangun Tim yang Tangguh dan Solid

Statistik membuktikan Persib menjadi salah satu tim paling komplet musim ini. Mereka dominan dalam menyerang, kuat saat bertahan, dan konsisten mengontrol perma

oleh Wuri AnggariniDiterbitkan 17 Juni 2026, 08:27 WIB
Persib Bandung juara BRI Super League. ©Bagaskara Lazuardi/Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta - Gelar juara BRI Super League 2025/2026 sudah resmi bertengger di tangan Persib Bandung. Namun jika melihat perjalanan mereka sepanjang musim, pencapaian itu jelas bukan sekadar soal keberuntungan.

Maung Bandung bukan sekadar finis di posisi pertama klasemen. Mereka membangun fondasi juara lewat kerja keras, disiplin taktik, dan konsistensi yang nyaris mustahil dipertahankan sepanjang musim. Di tangan pelatih asal Kroasia Bojan Hodak, Persib bukan hanya tampil sebagai juara, tetapi juga menjadi salah satu tim paling komplet di Liga Indonesia musim ini.

Persib Jadi Tim Paling Agresif Menyerang

Salah satu keunggulan paling mencolok Persib musim ini terletak pada agresivitas serangan. Catatan 516 total tembakan dan 202 shot on target sepanjang musim menempatkan Maung Bandung sebagai salah satu tim paling produktif dalam menciptakan peluang di BRI Super League 2025/2026.

Persib Bandung sukses melepaskan rata-rata sekitar 14-19 tembakan per laga. Fakta ini menggambarkan betapa rakusnya Persib dalam mengincar gawang lawan. Bukan sekadar menyerang, tapi menyerang dengan volume tinggi dan berulang hingga pertahanan lawan jebol.

Menariknya, agresivitas ini tidak mengorbankan keseimbangan tim. Persib tetap solid di belakang sambil terus menggempur di depan. Hal ini seolah menjadi bukti nyata permainan Bojan Hodak yang menekankan intensitas tanpa mengorbankan struktur.

Passing Persib Masuk Elite Liga

Keberhasilan Persib musim ini juga terlihat dari kualitas distribusi bola yang sangat konsisten sepanjang kompetisi. Maung Bandung tercatat membukukan 11.737 umpan sukses dan menempatkan mereka di posisi enam besar liga dalam kategori passing.

Catatan tersebut memperlihatkan bagaimana Persib mampu menjaga build-up permainan tetap rapi dan efektif di berbagai situasi pertandingan. Tidak hanya mengandalkan serangan cepat, mereka juga nyaman memainkan bola dari kaki ke kaki sebelum membuka ruang di area pertahanan lawan.

Secara keseluruhan, Persib mencatatkan total 14.027 umpan sepanjang musim. Statistik itu menjadi bukti bahwa tim asuhan Bojan Hodak termasuk salah satu tim paling nyaman memainkan possession football di Indonesia.

Pressing Tinggi Jadi Senjata Utama

Persib Bandung. ©Erwin Snaz/Liputan6.com

Angka 59 gol yang dicetak Persib sepanjang musim memang kalah dibandingkan Borneo FC (74 gol), Persija Jakarta (65 gol), dan Persebaya Surabaya (61 gol). Namun justru di sini letak keistimewaan Persib.

Bojan Hodak sendiri mengakui hal ini dengan jujur. "Kami menciptakan banyak peluang, memang kami tidak menang, tetapi pada akhirnya pertahanan selalu menjadi bagian terbaik dari permainan kami," ujarnya yang dilansir dari Bola.net usai laga pamungkas.

Dengan efektivitas serangan yang terukur dan pertahanan yang nyaris tidak bisa ditembus, Persib membuktikan bahwa juara sejati tidak selalu datang dari tim paling produktif secara ofensif, melainkan dari tim yang paling efisien dan konsisten dalam mengelola setiap pertandingan.

Efektivitas Serangan Jadi Pembeda

 

Persib Bandung. ©Erwin Snaz/Liputan6.com

Angka 59 gol yang dicetak Persib sepanjang musim memang kalah dibandingkan Borneo FC (74 gol), Persija Jakarta (65 gol), dan Persebaya Surabaya (61 gol). Namun justru di sini letak keistimewaan Persib.

Bojan Hodak sendiri mengakui hal ini dengan jujur. "Kami menciptakan banyak peluang, memang kami tidak menang, tetapi pada akhirnya pertahanan selalu menjadi bagian terbaik dari permainan kami," ujarnya yang dilansir dari Bola.net usai laga pamungkas.

Dengan efektivitas serangan yang terukur dan pertahanan yang nyaris tidak bisa ditembus, Persib membuktikan bahwa juara sejati tidak selalu datang dari tim paling produktif secara ofensif, melainkan dari tim yang paling efisien dan konsisten dalam mengelola setiap pertandingan.

Dominasi di Banyak Aspek Permainan

Keberhasilan Persib musim ini tidak hanya terlihat dari jumlah kemenangan atau posisi di klasemen. Secara statistik, Maung Bandung juga mampu mendominasi banyak aspek permainan sepanjang kompetisi.

Dalam kategori akurasi umpan, Persib masuk jajaran lima besar liga. Hal ini menjadi salah satu kekuatan utama build-up permainan mereka. Dengan rata-rata 388 hingga 435 umpan sukses per pertandingan, Persib menunjukkan distribusi bola yang efektif, terutama dari lini tengah.

Dominasi Persib juga terlihat dari penguasaan bola yang konsisten berada di angka 60 hingga 63 persen dalam banyak pertandingan. Statistik tersebut memperlihatkan bagaimana tim asuhan Bojan Hodak tampil nyaman mengontrol tempo dan jalannya laga.

Tidak hanya itu, kualitas penyelesaian akhir Persib juga cukup impresif. Mereka mencatat akurasi tembakan di kisaran 37 hingga 56 persen, menunjukkan efektivitas serangan yang stabil sepanjang musim.

Dari sisi agresivitas menyerang, Persib rata-rata mampu menciptakan 12 hingga 14 tembakan per pertandingan, dengan sekitar 4 hingga 5 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Catatan ini memperlihatkan bagaimana Persib konsisten menciptakan ancaman nyata di area pertahanan lawan.

Di sektor pertahanan, Persib juga tampil disiplin dan agresif lewat rata-rata 11 hingga 16 tekel sukses per laga. Menariknya lagi, jumlah tembakan Persib yang berhasil diblok lawan tergolong rendah. Artinya, banyak peluang mereka sukses menembus lini pertahanan lawan sebelum menghasilkan ancaman berbahaya.

Aktivitas serangan dari sisi lapangan juga menjadi salah satu kekuatan Persib musim ini. Hal itu terlihat dari rata-rata 2 hingga 5 tendangan sudut per pertandingan yang menunjukkan intensitas tekanan Maung Bandung, khususnya lewat eksploitasi area sayap.

Rekor 21 Pertandingan Tak Terkalahkan

Poin yang paling mencengangkan dari perjalanan Persib musim ini adalah mereka mencatatkan rekor fantastis tidak terkalahkan dalam 21 laga beruntun menjelang pertandingan pamungkas kontra Persijap Jepara.

Rentetan panjang tanpa kekalahan itu mencakup berbagai jenis laga, dari duel berat di kandang lawan hingga big match melawan sesama tim papan atas. Menang atas Persija Jakarta 2-1, mengalahkan Bhayangkara FC 4-2, hingga menaklukkan PSM Makassar 2-1 di kandang mereka sendiri, semuanya terjalin dalam untaian konsistensi yang sulit dipercaya.

BRI Dorong Transformasi Ekosistem Sepak Bola yang Semakin Digital

Kesuksesan BRI Super League 2025/2026 tidak hanya terlihat dari ketatnya persaingan di lapangan, tetapi juga dari berkembangnya ekosistem sepak bola yang semakin modern dan terintegrasi dengan gaya hidup masyarakat.

Sebagai sponsor kompetisi, BRI turut mendorong transformasi tersebut melalui berbagai inovasi layanan digital yang memudahkan aktivitas sehari-hari para suporter. Kehadiran super apps BRImo memungkinkan masyarakat melakukan berbagai transaksi digital dengan lebih praktis, mulai dari pembayaran kebutuhan harian hingga mendukung aktivitas yang berkaitan dengan pertandingan sepak bola.

Pengalaman menonton dan mendukung klub favorit juga semakin menarik berkat beragam promo lifestyle yang dihadirkan BRI. Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus memperkuat keterlibatan suporter dengan kompetisi sepak bola nasional.

Transformasi ini sejalan dengan fokus BRI dalam memperkuat layanan retail banking yang semakin dekat dengan kebutuhan nasabah. Melalui kombinasi inovasi digital, kemudahan transaksi, dan berbagai program yang relevan dengan gaya hidup masyarakat, BRI berupaya menciptakan ekosistem yang tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga perkembangan industri olahraga Indonesia.

Yuk, nantikan event-event seru bersama BRI selanjutnya dan gunakan BRImo untuk mempermudah kebutuhan transaksi sehari-hari!

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya