CEKA Tebar Dividen Tunai Rp 89,25 Miliar

PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) menyiapkan dividen tunai sebesar Rp 89,25 miliar untuk tahun buku 2025.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 15 Juni 2026, 15:40 WIB
Ilustrasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta. PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 150 per saham dengan total nilai dividen mencapai Rp 89,25 miliar. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 150 per saham dengan total nilai dividen mencapai Rp 89,25 miliar. Keputusan tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026.

Mengutip Keterbukaan Informasi BEI, Senin (15/6/2026) pembagian dividen tersebut berasal dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 194,60 miliar per 31 Desember 2025. Dengan demikian, sebagian laba akan dibagikan kepada pemegang saham, sementara sisanya akan memperkuat posisi keuangan perusahaan.

Perseroan mencatat saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 1,74 triliun dan total ekuitas mencapai Rp 2,01 triliun hingga akhir 2025.

Dalam pengumuman tersebut, CEKA menetapkan jadwal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 22 Juni 2026. Sementara itu, ex dividen di pasar reguler dan negosiasi akan berlangsung pada 23 Juni 2026.

Adapun cum dividen di pasar tunai dijadwalkan pada 24 Juni 2026, sedangkan ex dividen di pasar tunai jatuh pada 25 Juni 2026. Daftar pemegang saham (DPS) yang berhak menerima dividen akan ditetapkan pada 24 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.

Pembayaran dividen tunai kepada pemegang saham akan dilakukan pada 15 Juli 2026. Perseroan menyebutkan bahwa seluruh dividen tahun buku 2025 yang dibagikan merupakan dividen final, tanpa adanya dividen interim sebelumnya.

Dengan total dividen sebesar Rp 89,25 miliar dan dividen per saham Rp 150, CEKA kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham di tengah kinerja keuangan yang tetap solid sepanjang 2025.

Direktur PT Wilmar Cahaya Indonesia Ajukan Pensiun, Perseroan Siapkan RUPS

Kantor Wilmar. (Foto:wilmar-international.com)

Sebelumnya, PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) mengumumkan adanya rencana pengakhiran masa jabatan salah satu anggota direksinya. Informasi tersebut disampaikan melalui Keterbukaan Informasi BEI, pada 31 Maret 2026.

Sekretaris Perusahaan, Emmanuel Dwi Iriyadi, menjelaskan bahwa perseroan telah menerima surat resmi dari Direktur Tonny Muksim terkait rencana pensiun dari jabatannya di perusahaan.

"Pada tanggal 31 Maret 2026, Perseroan telah menerima surat pemberitahuan dari Bapak Tonny Muksim, SE. MM terkait rencana pengakhiran masa jabatan beliau selaku Direktur Perseroan untuk memasuki masa pensiun," kata Emmanuel dikutip dari Keterbukaan Informasi BEI, Selasa (31/3/2026).

Dalam informasi tersebut, manajemen menyebut bahwa Tonny Muksim mengajukan pengakhiran masa jabatan sebagai Direktur seiring rencana memasuki masa pensiun. Proses ini tidak serta-merta berlaku, melainkan harus melalui mekanisme yang berlaku di perusahaan terbuka.

Perseroan akan mengacu pada sejumlah regulasi, termasuk POJK 33/2014 serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 15/POJK.04/2020 terkait penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

 

Pelaksanaan RUPS

Selain itu, ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan juga menjadi dasar dalam pelaksanaan proses tersebut. Dengan demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan para pemegang saham.

Emmanuel menegaskan bahwa agenda terkait pengakhiran masa jabatan ini akan dimasukkan dalam mata acara RUPS mendatang. Jadwal pelaksanaan RUPS sendiri akan diumumkan kemudian oleh perseroan.

Melalui RUPS tersebut, perseroan akan meminta persetujuan resmi dari para pemegang saham atas rencana pensiun Tonny Muksim sebagai Direktur.

"Mata acara terkait hal ini akan diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan yang jadwalnya akan diinformasikan selanjutnya," ujarnya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya