Liputan6.com, Jakarta - Penawaran umum perdana saham (IPO) SpaceX menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan investor global tahun ini. Berbeda dengan perusahaan yang umumnya hanya bergerak di satu sektor, perusahaan milik Elon Musk tersebut memiliki kombinasi bisnis yang membuat banyak pelaku pasar menilai prospek pertumbuhannya sangat menarik.
Melansir CNBC International, Jumat (12/6/2026), SpaceX tidak hanya dikenal sebagai perusahaan peluncuran roket. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan ini juga membangun bisnis internet satelit melalui layanan Starlink yang berkembang pesat dan menjangkau jutaan pelanggan di seluruh dunia.
Advertisement
Hingga akhir Maret 2026, Starlink tercatat memiliki sekitar 10,3 juta pelanggan, melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan sekitar 5 juta pelanggan pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin tingginya permintaan terhadap layanan internet berbasis satelit, terutama di wilayah yang sulit dijangkau jaringan telekomunikasi konvensional.
Selain didukung bisnis komersial yang berkembang pesat, SpaceX juga memiliki posisi penting dalam program antariksa dan keamanan nasional Amerika Serikat. Dalam dokumen IPO-nya, perusahaan mengungkapkan bahwa mereka menjadi penyedia utama layanan peluncuran pemerintah AS pada 2025, termasuk untuk misi keamanan nasional dan pengiriman awak maupun kargo ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) milik NASA.
10.000 Satelit di Orbit
Peran strategis tersebut membuat SpaceX memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan perusahaan teknologi maupun kontraktor pertahanan pada umumnya. Jika perusahaan teknologi bergantung pada kemampuan menarik pelanggan baru, SpaceX dinilai memiliki keunggulan tambahan karena layanan yang dimilikinya semakin sulit digantikan oleh pelanggan maupun pemerintah.
Dominasi perusahaan juga terlihat dari jaringan Starlink yang kini mengoperasikan sekitar 10.000 satelit di orbit rendah Bumi. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 75% dari seluruh satelit aktif yang dapat bermanuver di orbit.
Kombinasi antara pertumbuhan bisnis yang tinggi, basis pelanggan yang terus bertambah, serta peran penting dalam infrastruktur komunikasi dan keamanan nasional menjadi alasan utama mengapa IPO SpaceX menarik perhatian investor di seluruh dunia.
Bagi banyak investor, daya tarik SpaceX bukan hanya berasal dari bisnis roket atau internet satelit yang dimilikinya saat ini. Lebih jauh, perusahaan tersebut dipandang memiliki peluang untuk menjadi salah satu pemain utama dalam infrastruktur komunikasi global di masa depan, seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas, layanan antariksa, dan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).