Liputan6.com, Jakarta - Harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini, Kamis (11/6/2026) kembali terpangkas. Harga emas Antam hari ini turun Rp 24.000.
Mengutip laman logammulia.com, harga emas Antam Kamis ini dibanderol Rp 2.689.000 per gram. Pada perdagangan Rabu kemarin, harga emas Antam dipatok Rp 2.713.000. Dalam dua hari, harga emas Antam sudah turun Rp 44.000.
Advertisement
Harga buyback emas Antam juga turun dengan nilai lebih besar. Harga buyback emas antam merosot Rp 92.000 menjadi Rp 2.395.000 per gram.
Untuk diketahui, harga buyback emas Antam ini adalah jika Anda akan menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 2.395.000 per gram.
Harga emas antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis 29 Januari 2026 di harga Rp 3.168.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam di angka Rp 2.989.000 per gram.
Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi publik.
Daftar Harga Emas Antam
Berikut daftar harga emas Antam hari ini:
- Harga emas 0,5 gram: Rp 1.394.500
- Harga emas 1 gram: Rp 2.689.000
- Harga emas 2 gram: Rp 5.318.000
- Harga emas 3 gram: Rp 7.952.000
- Harga emas 5 gram: Rp 13.220.000
- Harga emas 10 gram: Rp 26.385.000
- Harga emas 25 gram: Rp 65.837.000
- Harga emas 50 gram: Rp 131.595.000
- Harga emas 100 gram: Rp 263.112.000
- Harga emas 250 gram: Rp 657.515.000
- Harga emas 500 gram: Rp 1.314.820.000
- Harga emas 1.000 gram: Rp 2.629.600.000.
Harga Emas Dunia
Sebelumnya, harga emas dunia melemah pada perdagangan Rabu, 10 Juni 2026 karena pertempuran baru di Timur Tengah meredupkan harapan penyelesaian perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. Sentimen itu juga meningkatkan kekhawatiran inflasi dan kenaikan suku bunga.
Mengutip CNBC, Kamis (11/6/2026), kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus turun 3,57% menjadi US$ 4.133,30. Harga emas tersebut ditutup level terendah sejak 24 November 2025. Di sisi lain, harga emas spot turun menjadi US$ 4.070,56.
Koreksi harga emas ini juga diikuti harga perak. Harga perak di pasar spot turun hampir 3% menjadi US$ 63,40 per ounce, platinum melemah 3,6% menjadi US$ 1.664,48 dan paladium naik 0,6% menjadi US$ 1.213,75.
“Emas tetap menjadi korban meningkatnya risiko inflasi meskipun ketegangan geopolitik memicu penghindaran risiko. Konflik AS-Iran terbaru meredupkan upaya mengakhiri perang,” kata Analis Senior FXTM, Lukman Otunuga.
Garda Revolusi Iran mengatakan telah melakukan serangan rudal dan drone terhadap pangkalan militer AS di Yordania, Kuwait, dan Bahrain sebagai balasan atas serangan AS terhadap target Iran di sekitar Selat Hormuz.
Sentimen The Fed
Perang AS-Iran telah menyebabkan lonjakan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi dan suku bunga lebih tinggi. Emas meski dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga lebih tinggi biasanya membebani logam yang tidak menghasilkan imbal hasil.
Pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 67% pada Desember, menurut CME FedWatch.
Laporan Consumer Price Index (CPI) atau indeks harga konsumen pada Rabu dapat sangat memengaruhi harapan mengenai tindakan apa yang akan diambil the Federal Reserve (the Fed) pada semester kedua 2026. Dari sisi teknikal, Otunuga menuturkan, koreksi harga emas di bawah simple moving average (SMA) 200 hari merupakan sinyal bearish yang dapat memicu tekanan jual tambahan yang didukung oleh fundamental.