Liputan6.com, Jakarta - Saham perbankan menguat di tengah lonjakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan saham, Selasa (9/6/2026).
Mengutip data RTI, IHSG ditutup naik 4,82% menjadi 5.599,74 pada sesi pertama perdagangan saham. Indeks saham LQ45 melonjak 5,62% menjadi 556,71. Seluruh indeks saham acuan menghijau.
Advertisement
Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 5.627,57 dan level terendah 5.318,14. Sebanyak 603 saham menguat sehingga angkat IHSG. 118 saham melemah dan 92 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan 1.479.785 kali dengan volume perdagangan saham 24,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 13,8 triliun.
Seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham energi naik 5,08%, sektor saham basic mendaki 5,71%, sektor saham industri melompat 5,93%. Kemudian sektor saham consumer nonsiklikal naik 4,24%, sektor saham consumer siklikal menanjak 3,89%. Lalu sektor saham kesehatan naik 1,62%, sektor saham keuangan bertambah 4,17%, sektor saham properti menanjak 3,44%, sektor saham teknologi melonjak 1,94%, sektor saham infrastruktur naik 4,08% dan sektor saham transportasi melompat 3,54%.
Di tengah kenaikan IHSG, sejumlah saham perbankan menguat pada sesi pertama. Saham BBTN naik 10,48% menjadi Rp 1.160 per saham. Saham BBNI melonjak 8,31% menjadi Rp 3.260 per saham, saham BBRI bertambah 6,56% menjadi Rp 2.760 per saham.
Selanjutnya saham BMRI menguat 6,47% menjadi Rp 3.950 per saham, dan saham BBCA naik 4,12% menjadi Rp 5.050 per saham.
Selain itu, saham BRIS naik 5,57% menjadi Rp 1.705 per saham. Harga saham BRIS dibuka stagnan di Rp 1.615 per saham. Saham BRIS berada di level tertinggi Rp 1.715 dan terendah Rp 1.565 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.586 kali dengan volume perdagangan saham 201.505 saham. Nilai transaksi Rp 33,1 miliar.
Saham Bank Lainnya
Harga saham BNGA naik 2,72% menjadi Rp 1.510 per saham. Saham BNGA dibuka turun 10 poin menjadi Rp 1.460 per saham. Harga saham BNGA berada di level tertinggi Rp 1.520 dan terendah Rp 1.450 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.262 kali dengan volume perdagangan saham 36.992 saham. Nilai transaksi Rp 5,4 miliar.
Kemudian harga saham ARTO naik 8,07% menjadi Rp 870 per saham. Harga saham ARTO dibuka turun menjadi Rp 740 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 805 per saham. Harga saham ARTO berada di level tertinggi Rp 880 dan terendah Rp 740 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.274 kali dengan volume perdagangan saham 54.467 saham. Nilai transaksi Rp 4,5 miliar.
Harga saham AMAR naik 2,72% menjadi Rp 189 per saham. Saham AMAR dibuka stagnan di posisi Rp 184 per saham. Harga saham AMAR berada di level tertinggi Rp 189 dan terendah Rp 182 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.241 kali dengan volume perdagangan saham 1.241 saham. Nilai transaksi Rp 23 juta.
Harga saham SUPA naik 0,83% menjadi Rp 605 per saham. Saham SUPA dibuka turun menjadi Rp 510 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 600 per saham. Harga saham SUPA berada di level tertinggi Rp 665 dan terendah Rp 510 per saham. Total frekuensi perdagangan 15.116 kali dengan volume perdagangan saham 2.794.637 saham. Nilai transaksi Rp 156 miliar.
Harga saham BBHI melonjak 6,71% menjadi Rp 875 per saham. Harga saham BBHI dibuka stagnan di Rp 820 per saham. Saham BBHI berada di level tertinggi Rp 895 dan terendah Rp 800 per saham. Total frekuensi perdagangan 97 kali dengan volume perdagangan 1.171 saham. Nilai transaksi Rp 98,8 juta.