Resep Apem Beras Panggang, Empuk dan Lembut Digemari Setiap Generasi

Resep apem beras panggang menjadi salah satu warisan kuliner Nusantara yang masih digemari hingga kini.

oleh MirantiDiterbitkan 09 Juni 2026, 10:30 WIB
Resep Apem Beras Panggang/Gemini AI

Liputan6.com, Jakarta - Resep apem beras panggang masih menjadi pilihan banyak masyarakat yang ingin menghadirkan cita rasa tradisional di tengah maraknya makanan modern. Kue apem yang dibuat dari tepung beras ini memiliki karakter unik berupa aroma harum yang muncul saat proses pemanggangan berlangsung.

Di berbagai daerah di Indonesia, apem sering dihidangkan dalam acara syukuran, pertemuan keluarga, hingga perayaan hari besar tertentu. Selain memiliki rasa yang lezat, kue ini juga menyimpan nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun. 

Proses pembuatan apem beras panggang tidak terlalu rumit. Dengan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan, siapa saja dapat mencoba membuatnya sendiri di rumah. Di bawah ini akan dipaparkan resep apem  beras panggang, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (9/6/2026).

Persiapan Bahan

Resep Apem Beras Panggang/Gemini AI

Untuk menciptakan resep apem beras panggang yang empuk dan lezat, pemilihan bahan berkualitas adalah kunci. Berikut adalah daftar bahan yang umumnya diperlukan:

  • Tepung Beras: 190 gram
  • Tepung Terigu: 50 gram 
  • Gula Pasir: 120 gram 
  • Santan: 300 ml.Santan ini bisa dicampur dengan air kelapa untuk aroma yang lebih kaya.
  • Tape Singkong: 100 gram
  • Ragi Instan: 1 sendok teh 
  • Garam: ¼ sendok teh
  • Daun Pandan: 1 sampai 2 lembar
  • Telur: 1 butir (opsional)
  • Vanili Bubuk atau Essence: ¼ sendok teh (opsional)
  • Susu Bubuk: 26 gram (opsional)
  • Margarin Cair: 25 gram (opsional)

Langkah Membuat

Resep Apem Beras Panggang/Gemini AI

Mengikuti setiap tahapan dengan cermat akan memastikan resep apem beras panggang Anda berhasil sempurna. Berikut adalah langkah-langkah detailnya:

  1. Persiapan Santan: Rebus santan bersama daun pandan dan garam. Penting untuk terus mengaduk santan hingga mendidih guna mencegah santan pecah. Setelah mendidih, angkat dan biarkan santan mendingin hingga mencapai suhu hangat kuku.
  2. Pengolahan Tape Singkong: Lumatkan tape singkong hingga benar-benar halus, pastikan tidak ada serat yang tersisa. Jika Anda memilih untuk menggunakan telur, kocok gula, telur, dan vanili bubuk hingga larut merata. Kemudian, masukkan tape singkong yang sudah dihaluskan ke dalam campuran ini dan aduk hingga tercampur rata.
  3. Pencampuran Bahan Kering: Siapkan wadah terpisah. Campurkan tepung beras, tepung terigu (jika resep Anda menggunakannya), gula pasir, dan ragi instan. Aduk semua bahan kering ini hingga merata.
  4. Penyatuan Adonan: Masukkan campuran tape singkong (beserta telur, jika digunakan) ke dalam wadah berisi bahan kering. Aduk rata. Selanjutnya, tuangkan santan hangat yang sudah disiapkan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Pastikan adonan menjadi licin dan tidak ada gumpalan. Anda bisa menggunakan whisk atau mikser dengan kecepatan rendah untuk hasil terbaik.
  5. Proses Fermentasi (Proofing): Tutup wadah adonan dengan serbet bersih atau plastik wrap. Diamkan adonan di tempat yang hangat selama minimal 1 hingga 2 jam. Proses ini bertujuan agar adonan mengembang hingga dua kali lipat dan muncul gelembung-gelembung di permukaannya, menandakan ragi bekerja dengan baik.
  6. Persiapan Cetakan dan Pemanggangan: Panaskan oven Anda pada suhu sekitar 180°C. Sambil menunggu oven panas, olesi cetakan apem atau cetakan kue lumpur dengan sedikit minyak atau margarin agar tidak lengket.
  7. Pemanggangan Apem: Setelah adonan mengembang sempurna, aduk perlahan untuk menghilangkan gas yang terperangkap. Tuang adonan ke dalam cetakan yang sudah dipanaskan; jangan mengisi terlalu penuh, cukup sekitar ¾ bagian cetakan. Panggang dalam oven yang sudah panas selama kurang lebih 20 hingga 30 menit, atau hingga apem matang, permukaannya berwarna kuning kecoklatan, dan merekah indah.
  8. Penyajian: Setelah matang, angkat apem dari oven. Biarkan sedikit mendingin di dalam cetakan sebelum dikeluarkan. Sajikan resep apem beras panggang ini selagi hangat untuk menikmati kelezatan maksimalnya.

Kreasi Lain Rasa Apem Beras Panggang yang Menggoda

Resep Apem Beras Panggang/Gemini AI

Resep apem beras panggang yang klasik sudah lezat, namun Anda bisa berkreasi dengan berbagai variasi untuk menambah cita rasa dan daya tarik. Berikut beberapa ide yang bisa dicoba:

  • Apem Nangka: Tambahkan potongan buah nangka segar ke dalam adonan sebelum dipanggang, atau jadikan sebagai topping. Ini akan memberikan aroma dan rasa nangka yang khas dan lebih kaya.
  • Apem Gula Merah: Untuk tampilan dan rasa karamel yang unik, ganti sebagian gula pasir dengan gula merah yang sudah disisir. Larutkan gula merah ini dengan sedikit santan sebelum dicampurkan ke adonan.
  • Apem Cokelat: Variasi ini pasti disukai anak-anak. Cukup tambahkan bubuk cokelat atau choco chips ke dalam adonan untuk menciptakan apem cokelat yang lezat.
  • Saus Kinca Pelengkap: Sajikan resep apem beras panggang Anda dengan saus kinca. Saus ini terbuat dari gula merah cair yang dimasak bersama santan dan daun pandan, memberikan sentuhan manis gurih yang sempurna. Bahkan, beberapa kreasi saus kinca juga menggunakan durian untuk rasa yang lebih istimewa.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Apa bahan utama dalam resep apem beras panggang?

Bahan utama resep apem beras panggang adalah tepung beras, santan, gula pasir, tape singkong, dan ragi instan.

2. Mengapa tape singkong penting dalam pembuatan apem?

Tape singkong memberikan rasa khas, membantu proses fermentasi, dan menghasilkan tekstur apem yang empuk dan berserat.

3. Berapa lama waktu fermentasi yang dibutuhkan untuk adonan apem?

Adonan apem umumnya membutuhkan waktu fermentasi sekitar 1-2 jam hingga mengembang dua kali lipat.

4. Apa makna filosofis di balik kue apem?

Kue apem melambangkan permohonan ampunan atau maaf, berasal dari kata Arab "afuwwun" atau "affan".

5. Bagaimana cara mengetahui apem beras panggang sudah matang?

Apem beras panggang matang ketika permukaannya berwarna kuning kecoklatan dan merekah.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya